Savate Kepri Ukir Prestasi Internasional, Sabet 3 Emas dan 2 Perak di Nepal

Atlet Savate Harumkan Nama Batam di Ajang Internasional, Borong 3 Emas dan 2 Perak di Nepal

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Cabang olahraga (cabor) Savate kembali mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam, di ajang internasional. Atlet Savate Kepri sukses membawa pulang 3 medali emas dan 2 medali perak dalam dua kejuaraan bergengsi yang digelar di Nepal, yakni 7th Asian Savate Championship 2026 dan Himalayan Open International Savate Championship 2026.

Kedatangan para atlet Savate Kepri disambut hangat oleh KONI Kepri dan KONI Batam di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (8/5/2026).

Penyambutan berlangsung meriah dengan pengalungan bunga kepada atlet dan pengurus cabor Savate sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka membawa nama Indonesia, khususnya Kepri, di level Asia dan internasional.

Savate, olahraga bela diri asal Prancis yang mengombinasikan teknik tendangan dan pukulan, kini mulai menunjukkan perkembangan pesat di Batam meski baru beberapa tahun berkembang.

Dalam 7th Asian Savate Championship 2026 kategori Assault, atlet Kepri berhasil meraih dua medali emas melalui:

- Aden Ramadan Widjaya – Medali Emas
- Claudio Cristian Ruitang – Medali Emas

Sementara dalam Himalayan Open International Savate Championship 2026, atlet Kepri kembali menunjukkan dominasinya.

Kategori Assault:

- Aden Ramadan Widjaya – Medali Emas
- Claudio Cristian Ruitang – Medali Perak

Kategori Combat:

- Claudio Cristian Ruitang – Medali Perak

Total raihan kontingen Savate Kepri:
 3 Medali Emas
 2 Medali Perak

Penyambutan atlet turut dihadiri Wakil Ketua KONI Kepri Agus Hidayat, Bidang Prestasi Deden, Humas Tejo, serta Humas KONI Batam Budi.

Ketua Umum KONI Batam, Rani Rafitriyani, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian cabor Savate.

Menurutnya, prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi Batam karena Savate terbilang cabang olahraga baru, namun sudah mampu menembus prestasi internasional.

“Ini sangat membanggakan bagi Kota Batam. Savate baru beberapa tahun berkembang di Batam, tetapi sudah mampu menorehkan prestasi di tingkat internasional. Semoga para atlet tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Kepri Agus Hidayat mengatakan pencapaian ini merupakan kebanggaan besar bagi dunia olahraga Kepri.

Ia menilai tidak banyak cabang olahraga di Kepri yang mampu berbicara di tingkat internasional, sehingga keberhasilan Savate menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga daerah.

“Savate ini luar biasa. Kepengurusannya bahkan belum genap satu tahun, tapi sudah mampu meraih prestasi internasional. Ini pencapaian yang sangat membanggakan bagi Batam dan Kepri,” katanya.

Agus juga mengungkapkan bahwa hasil di Nepal menjadi tiket bagi atlet Savate Kepri untuk melangkah ke kejuaraan dunia yang dijadwalkan berlangsung tahun ini.

Ia berharap para atlet mampu kembali menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi lebih besar.

Ke depan, KONI Kepri berharap cabor Savate terus berkembang dengan memperbanyak pembinaan atlet muda agar Kepri semakin kuat di kancah nasional maupun internasional.


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar