AY dan RB'One Tak Nyaleg di Anambas, Ini Penyebabnya

H Amat Yan SE dan Raja Bayu Febri Gunadian SE. (Ist)

TRANSKEPRI.COM.ANAMBAS- Eskalasi Politik di Kabupaten Kepulauan Anambas semakin menarik dan liar pasca tidak bertarungnya Raja Bayu Febri Gunadian, SE (Partai Golkar) dan H. Amat Yani, SE (Partai Bulan Bintang ) pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 mendatang.

Pasalnya kedua kandidat tersebut merupakan peraih suara terbanyak pertama dan kedua pada Pileg  2019 silam di Dapil 1 Yang terdiri dari Kecamatan Siantan, Kecamatan Siantan Selatan dan Kecamatan Siantan Timur.

Meninggalkan panggung Pileg tak dapat dipungkiri  menjadi langkah  besar bagi  kader partai Golkar dan PBB tersebut, namun demikian hal itu menunjukan komitmen dan keberanian  keduanya untuk melangkah ke arena yang lebih kompetitif Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

Ketua PBB Anambas Taufik Hidayah membenarkan, bahwa  H. Amat Yani tidak ikut  berpartisipasi  pada Pileg 2024 dengan tidak masuk namanya  pada Bacaleg yang didaftarkan PBB di KPU.

"Ia bang, Pak Cik (Amat Yani -red) tidak kami daftarkan di Pileg 2024. Insya Allah kami persiapkan beliau untuk maju di Pilkada," ujar Taufik Hidayah, Selasa (16/5/2024).

Menurut  Moon Panggilan akrab Taufik Hidayah, keputusan tidak majunya H. Amat Yani di Pileg merupakan keputusan Partai yang harus dijunjung tinggi.

Namun demikian tidak manjunya H. Amat Yani tidak mengurangi kekuatan Partai untuk  meraup suara dan memenuhi target yang telah dipasang.

"Ya kita optimis meraih kursi diparlemen  sesuai dengan target yang telah ditetapkan, dan pastinya memuluskan jalan Pak cik untuk maju di Pilkada," tukasnya

RB,0ne Gemilang.

Hal Senada juga disampaikan  Ketua DPD Partai Golkar KKA Indra Syahputra, yang mengaku keputusan Kader terbaik Partai Golkar  Raja Bayu Febri Gunadian, SE tidak maju di Pileg merupakan langkah dan komitmennya  untuk membangun Anambas lewat Maju  di Pilkada.

"Keberanian beliau keluar dari zona nyaman patut kita apresiasi dan acungi jempol, karena ini merupakan wujud komitmen yang sangat luar biasa untuk daerah ini," tegasnya.

Indra mengaku, bahwa keputusan tidak majunya Raja Bayu sudah dirembukan dengan baik, bahkan telah mendapatkan persetujuan dan dorongan langsung dari DPD I  dan DPP Partai Golkar

"Alhamdulillah, DPD I dan DPP sangat menghormati dan mendukung untuk Raja Bayu di persiapan kan maju di Pilkada Anambas 2024 mendatang," tegasnya.

Tugas saat ini kata Indra adalah mewujudkan dan memuluskan langkah kader terbaik Partai untuk maju di Pilkada dengan meraup kursi di Pileg sebagai ornamen pengusung menuju panggung yang lebih tinggi," imbuhnya (yd)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar