Ini Kata BMKG Kemungkinan Tsunami Terkait Gempa Sulbar

Penampakan kerusakan akibat gempa di Sulbar

TRANSKEPRI.COM.MAJENE- Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan gempa di Majene, Sulawesi Barat, berpotensi tsunami jika ada gempa susulan dalam waktu dekat.

Dwikorita mengatakan ada potensi gempa susulan dengan kekuatan yang tinggi. Ia menyebut bisa saja gempa susulan berkekuatan 6,2 magnitudo seperti yang terjadi pada Jumat (15/1) dini hari tadi.

Dwikorita meminta masyarakat di Majene untuk bersiaga. Ia meminta masyarakat siap evakuasi jika terjadi gempa susulan."Pusat gempa ada di pantai, memungkinkan terjadinya longsor bawah laut. Sehingga masih atau dapat pula berpotensi terjadi tsunami jika masih ada gempa susulan berikutnya," kata Dwikorita dalam jumpa pers daring, Jumat (15/1).

Dia juga mengimbau masyarakat menghindari bangunan rentan. Sebab gempa yang terjadi di Majene sejak kemarin punya kekuatan meruntuhkan bangunan.

"Masyarakat di pantai dan merasakan guncangan gempa lagi, segera menjauhi pantai. Tidak perlu tunggu peringatan dini tsunami, karena kejadian tsunaminya bisa sangat cepat," ujarnya.Selain itu, ia juga memberi peringatan dini kepada masyarakat di tepi pantai. Masyarakat di lokasi itu diminta untuk segera evakuasi saat gempa susulan.

Sebelummya, Majene dan sejumlah wilayah si Sulbar diguncang sejumlah gempa sejak Kamis (14/1) malam. Salah satu gempa terkuat terjadi Jumat (15/1) dini hari.

BPBD Kabupaten Mamuju turut mencatat 24 orang luka-luka. Selain itu, sejumlah bangunan rusak. Kantor Gubernur Sulbar pun ambruk dalam kejadian itu. (tm)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar