Warga Meranti Hilang di Hutan Bakau, Kapolres Turut Lakukan Pencarian

Kapolres Meranti, AKBP Taufiq Lukman SIK, MH saat turun ke lokasi hilangnya warga Meranti

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK langsung turun ke lokasi kejadian Hilangnya satu warga desa Bina Maju, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Diketahui hilangnya warga di wilayah kerja Polres meranti tersebut bernama Jupri (77) warga jalan H Tamyis Parit Kasih, dusun 3 desa Bina Maju yang dikabarkan hilang pada Senin minggu lalu.

Kejadian ini sudah masuk sepekan, Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan baik itu dari Tim Gabungan, TNI-Polri maupun BPBD Meranti,serta Ansor dan Banser bahkan Masyarakat kurang lebih 150 orang ikut turun ke lokasi hilangnya lelaki yang berumur 77 tahun tersebut.

Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK mengatakan hingga saat ini pihaknya berserta instansi lainnya dan masyarakat masih melakukan pencarian terhadap hilangnya warga kita.

"Kemarin, (Ahad,red) kita mendatangi lokasi Kejadian dan ke tempat rumah keluarga Korban. Kita memberikan semangat kepada mereka dan bersama-sama mengajak berdoa kepada yang mahakuasa agar korban segera ditemukan," katanya.

Kehadiran kami di sana memberikan ketenangan bahkan pihak kami berserta pihak yang terlibat akan tetap melakukan upaya pencarian korban dan kami mengharap kan agar pihak keluarga bersabar dalam ujian ini.

"Kami berharap pihak keluarga Bersabar dan berbanyak berdoa memohon petunjuk kepada Allah SWT agar korban segera ditemukan. Saat ini anggota masih tetap melakukan pencarian," ujar Kapolres.

Sebelunya, Jupri (77) warga jalan H Tamyis Parit Kasih, dusun 3 desa Bina Maju dikabarkan hilang pada Senin, (15/06/2020) lalu.

"Benar ada warga hilang dari Senin, (15/06/2020) hingga saat ini korban yang Hilang di Parit Batak Hutan Bakau RT 06 / RW 03 Dusun 3 Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian dengan masyarakat serta instansi lainnya," kata Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK melalaui Kapolsek Rangsang Barat Iptu J.A.Lubis.

Dikatakan Kapolsek kalau korban menghilang disaksikan oleh Saniatul Fajar warga jalan H Tamyis Parit Kasih Dusun 3 Desa Bina Maju, dengan Mustamir warga jalan H. Tamyis Parit Kasih Dusun 3 Desa Bina Maju.

Berdasarkan kronologis awal kejadian, 
pada Hari Senin Sekira Pukul 10.15Wib. Tanggal 15 Juni 2020 Telah Hilang Jupri (77) di Parit Batak Hutan Bakau RT 06 / RW 03 Dusun 3 Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat. 

Sekira Pukul. 08.30 WIB, Saksi I Mustamir Mengantarkan korban Menuju Pintu Air Parit Batak Untuk Mencari Kayu Untuk Membuat Tangkai Cangkul setelah di antar sampai pintu air Parit Batak Saksi I  Mustamir langsung pulang menuju rumah. 

Selanjutnya, Saksi II Saniatul Fajar Pagi itu sekira pukul. 07.45 WIB dirinya kehutan menggunakan sampan dari rumah untuk mencari kayu api di hutan bakau Saksi II Saniatul Fajar berjumpa dengan korban Jupri Sedang mencari kayu untuk membuat tangkai Cangkul, dan Saksi II Saniatul Fajar sudah mengingatkan jangan jauh jauh dari Saksi II Saniatul Fajar setelah selesai mencari tangkai Cangkul Korban Jupri ingin menyebrang sungai lalu Saksi II Saniatul Fajar membantu untuk menyebrangkan korban Jupri.

Setelah di seberangkan Saksi II Saniatul Fajar langsung mengarahkan dan mengantarkan sampai Tanggul Arah Jalan pulang, Setelah sampai jalan Tanggul. Sekira Pukul. 10.15 WIB Saksi II Saniatul Fajar langsung masuk ke hutan lagi untuk meneruskan pekerjaan nya.

Sekira pukul. 11.45 WIB, Saksi I Mustamir Pergi menjemput korban Jupri di Pintu Air Batak Namun korban Jupri tidak ada di Pintu Air Batak lalu Saksi I Mustamir pulang menuju rumah sekitar 10 Menit Kemudian Saksi I Mustamir menjemput kembali sampai menuju lokasi Tanggul Tempat korban Jupri di arahkan Saksi II Saniatul Fajar disitu Saksi I Mustamir teriak memanggil Korban Jupri lalu saksi II Sanitul Fajar datang memberi tahu Saksi I Mustamir bahwa korban Jupri Sudah Pulang dari tadi dan selanjutnya Saksi I Mustamir pulang kembali ke rumah untuk memanggil keluarga untuk mencari bersama sama ke dalam hutan. 

"Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,namun pencarian masih tetap berlanjut," jelas Kapolsek. (bom)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar