Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir memastikan setelah pekerjaan selesai, pengaliran air minum kepada pelanggan mulai kembali dilakukan secara bertahap.
Pemulihan distribusi dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kestabilan tekanan dan keamanan jaringan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses normalisasi tidak menimbulkan gangguan baru pada jaringan distribusi air.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bahkan turun langsung meninjau lokasi pekerjaan pada Sabtu siang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan optimal dan jaringan benar-benar siap kembali dioperasikan.
“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar. Seluruh tim harus bekerja maksimal, terukur, dan memastikan jaringan aman sebelum aliran dipulihkan,” tegas Amsakar.
Ia menegaskan, pemulihan layanan air menjadi salah satu prioritas utama BP Batam. Karena itu, proses distribusi setelah perbaikan juga harus dikawal hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan. Saya minta proses pemulihan ini dipantau secara ketat sampai pelayanan benar-benar normal,” ujarnya.
Sempat Terjadi Kebocoran Saat Uji Pengaliran
Pekerjaan relokasi pipa berdiameter 800 mm yang berada di depan Kawasan Batamindo tersebut telah dimulai sejak Rabu (26/8/2026).
Dalam proses pengerjaannya, tim teknis menghadapi sejumlah kendala, terutama pada tahapan penyambungan dan pengelasan pipa. Kondisi tersebut membuat pekerjaan membutuhkan waktu lebih panjang dari perencanaan awal.
Kendala kembali muncul pada Jumat (28/8/2026) ketika tim melakukan uji coba pengaliran. Pada tahap tersebut ditemukan kebocoran pada jaringan sehingga diperlukan penanganan lanjutan.
Tim teknis kemudian kembali melakukan perbaikan sekaligus pengujian secara cermat untuk memastikan sambungan pipa dalam kondisi aman sebelum jaringan dioperasikan kembali.
Setelah melalui serangkaian proses perbaikan dan pengujian, pekerjaan akhirnya dinyatakan rampung pada Sabtu (29/8/2026) pukul 14.45 WIB.
Selanjutnya, pengaliran air kepada pelanggan dilakukan secara bertahap untuk menjaga tekanan jaringan tetap aman sekaligus mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan.
BP Batam Minta Maaf kepada Masyarakat
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan suplai air yang berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.
Menurut Denny, BP Batam memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga setiap gangguan pelayanan menjadi perhatian serius.
“Yang paling utama adalah memastikan setelah perbaikan ini selesai, jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat segera pulih. Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” kata Denny.
Wilayah yang sebelumnya mengalami dampak gangguan antara lain Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina, dan sejumlah kawasan di sekitarnya.
Selama proses pekerjaan berlangsung, BP Batam juga menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar warga.
Evaluasi untuk Tingkatkan Pelayanan
BP Batam bersama PT Air Batam Hilir akan terus memantau proses pengaliran air dan kondisi jaringan pascaperbaikan. Pemantauan dilakukan hingga distribusi dan tekanan air kembali stabil.
Selain pemulihan layanan, evaluasi juga akan dilakukan terhadap proses pekerjaan, kesiapan teknis, pengawasan, serta langkah mitigasi guna meningkatkan kualitas pelayanan air minum di Batam.
BP Batam menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim teknis yang telah bekerja intensif selama proses penanganan.
Apresiasi juga disampaikan kepada masyarakat yang terdampak atas kesabaran, pengertian, dan dukungan selama pekerjaan perbaikan jaringan berlangsung.
BP Batam berharap proses pemulihan distribusi dapat berjalan lancar sehingga pelayanan air minum kepada masyarakat segera kembali normal.
Tulis Komentar