Tak Diduga, Pengusaha Muda Tanjungpinang Terima Uang Rp100 Juta dari Ketum Partai Golkar

Acara Penganugrahan Golkar Young Entrepreneur, Senin, (05/06) di Batam. (transkepri.com/adri)

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Seorang pria asal Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), bernama Firdaus Aska tak menyangka, jika usahanya berbuah manis dalam acara Penganugrahan Golkar Young Entrepreneur, Senin, (05/06).

Proposal yang ia ajukan menjadi yang terbaik, dan keluar sebagai juara satu dalam acara itu. Ia pun berhak membawa pulang uang Rp100 juta sebagai hadiah yang juga akan digunakannya untuk memperbesar rumah produksinya.

Hadiah uang tunai itu, ia terima langsung dari Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Usaha rumah produksi (PH) yang ia bangun sejak 2018 lalu, mendapatkan penilaian terbaik.

"Awal itu aku dapat informasi tetang young enterpreneur ini dari teman. Usaha aku sudah berjalan sejak 2018. Kami produksi film dokumenter, profil perusahaan, dan sinematik," ucap Firdaus selaku Owner Rumah Produksi Aivot Picture, Selasa (06/06).

Ia bersama timnya menggarap proposal untuk diajukan dalam lomba tersebut dengan sungguh-sungguh. "Proposal yang kami buat untuk menggaet investor. Jadi kami bener-benar tahu apa yang kami tulis, mulai dari angka pengeluaran dan pendapatan kami jabarkan dengan terperinci," jelasnya.

Bahkan dalam proposal tersebut, ia menggambarkan master plan untuk kedepannya yang telah mereka susun dengan seksama, termasuk target pasar (Market Place)dalam usahanya.

"Hadiah yang telah saya dapatkan ini sudah saya jabarkan dengan spesifik akan digunakan untuk usaha saya kedepannya," pungkas Firdaus.

Firdaus juga mengaku senang karena masih ada yang peduli dengan pengusaha muda di Kepri. Menurutnya, kepedulian Golkar terhadap pengusaha muda mampu menstimulus anak muda di Kepri untuk terus berkarya dan tumbuhnya anak-anak muda yang berani berusaha.

"Bersyukur memberi kesempatan untuk anak muda berkembang. Mendukung industri kreatif untuk bisa berkarya dan menstimulus pengusaha anak muda lebih banyak lagi," kata dia.

Sebagai seorang anak muda haus ilmu, ia merasa saat ini masih perlu banyak belajar dalam industri perfilman. Rencananya dalam bulan ini, Firdaus akan mencoba menggali ilmu ke Amerika Serikat. Ia ingin mendapat ilmu lebih agar bisa pulang membuat rumah produksinya menjadi lebih besar.

"Saya akan ke Amerika untuk belajar lagi. Setahun aku pulang dan akan membuat rumah produksi ini semakin besar," katanya.

Ia pun berharap, rumah produksinya, Aivot Picture menjadi rumah produksi besar dan bisa mengambil pasar yang lebih luas lagi.

"Paling tidak mendapatkan pasaran di negara seberang Singapura," harapnya. (adri)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar