TANJUNGPINANG

Dengar di Kampung Bugis Ada Kebakaran, Rahma Lakukan Hal Ini

Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma saat meninjau kebakaran

TRANSKEPRI.COM.TANJUNGPINANG - Sebuah bengkel Galangan Kapal yang berjarak sekitar 50 meter dari dermaga jembatan lingkar Kampung Bugis ludes terbakar, Kamis malam (22/121).

Mendapat kabar galangan kapal, Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP langsung turun lapangan untuk meninjau lokasi kebakaran. Kebakaran berlokasi di tengah laut, gudang combet biasa disebut warga sekitar menjadi bara api seketika dan menghanguskan seisi gudang. 

Dalam peristiwa itu terlihat Walikota Tanjungpinang bersama Camat Tanjungpinang Kota, Hj. Raja Hafizah, Lurah Kampung Bugis, Rio Reynaldi dan Kabag Prokompim, Elvi Arianti dan Kasubbag Dokpim, Hazim Umam langsung ke lokasi sambil mencari penyebab kebakaran.

Menurut salah seorang saksi mata yang bernama Ari, Ketua RT. 02 RW. 01 Kelurahan Kampung Bugis, diperkirakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Pada awalnya diketahui oleh masyarakat sekitar yang rumahnya tidak begitu jauh dari lokasi kebakaran tersebut, kemudian warga yang lebih dulu melihat kebakatan gudang melapor kepada Ketua RT.

"Melihat api membesar, saya langsung berkoordinasi dengan lurah, bhabinkamtibmas, BPBD Kota dan Provinsi serta Damkar Kota agar segera memadamkan api," ujar Ari.

Material bengkel galangan kapal berbahan bahan dasar kayu sehingga 
api dengan cepat membakar gudang dan isinya.

Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma dalam kesempatan itu menyampaikan ungkapan  keprihatinannya atas musibah itu. " Diharapkan masyarakat Tanjungpinang  lebih meningkatkan kewaspadaan agar musibah seperti ini tidak lagi terjadi,"ujar  Rahma. 

Rahma juga mengapresiasi sumbangsih masyarakat yang telah bahu-membahu memadamkan api bersama aparat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang, BPBD Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri serta perusahaan Bintan Marines Shipyard yang telah berpartisipasi dalam upaya pemadaman api di gudang Combet.

Tampak disini warga sangat cepat tanggap dalam kejadian ini, sehingga api segera padam meskipun berada ditengah lautan dengan keterbatasan yang dimiliki sebelum Tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi.  

"Saya apriori bantuan warga, dan aparat pemerintah dalam hal ini ketangkasan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang dan BPBD Kota Tanjungpinang yang cepat tanggap," tambah Rahma. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang dari lokasi kejadian menyampaikan, dugaan sementara kebakaran tersebut terjadi ileh karna adanya arus pendek kapal hingga terjadi ledakan keras di bengkel kapal, untuk penyebab pasti kebakaran kita masih melakukan penyelidikan intensif.

Langkah evakuasi yang dilakukan, api dapat dipadamkan dengan menggunakan mesin floting pump 2 unit dan 1 mesin portable dengan dbantu mobilisasi oleh pompong milik penambang sekitar, serta dari Polair Polres Tanjungpinang dan kapal tugboat serta penambang air bersih di laut dari kapal sekitar.

 Selanjutnya proses pemadaman api dan pendinginan berlangsung sampai dengan pukul 23.50 wib. Menurutnya, dari kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian dari kejadian kebakaran di galangan kapal ini terdapat 3 kapal hangus terbakar masih dan masih dalam penyelidikan. (mad)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar