Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Unit Gakkum Satpolairud Polres Karimun berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan pengangkutan timah menuju Tanjung Buton, Riau.
Pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sebuah truk di Pelabuhan Roro Parit Rampak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan dua tersangka berinisial MS (45) dan JM (52). Selain itu, polisi juga menetapkan satu orang lainnya berinisial JF dalam daftar pencarian orang (DPO).
Petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit truk, enam batang timah seberat 67 kilogram, serta 307 karung terak timah dengan total berat sekitar 9,5 ton yang disamarkan menggunakan muatan lain.
Berdasarkan hasil penyelidikan, barang bukti tersebut diketahui berasal dari lokasi bekas pengolahan timah di wilayah Pangke Barat, Kabupaten Karimun. Material tersebut kemudian diangkut tanpa izin resmi untuk dikirim ke luar daerah.
Akibat aktivitas ilegal tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp167 juta.
Kasatpolairud Polres Karimun, IPTU Judit Dwi Laksono, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang merugikan negara dan merusak sumber daya alam.
“Kami akan tindak tegas setiap pelanggaran hukum terkait minerba ilegal demi menjaga sumber daya alam dan mencegah kerugian negara,” tegas IPTU Judit Dwi Laksono.
Ia menjelaskan, para pelaku menggunakan modus dengan menyamarkan muatan timah menggunakan barang lain guna menghindari pemeriksaan petugas. Motif utama para tersangka diduga untuk mendapatkan keuntungan pribadi dari jasa pengangkutan ilegal tersebut.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Karimun guna menjalani proses hukum lebih lanjut dan pengembangan kasus.
Polres Karimun juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas pertambangan maupun pengangkutan minerba ilegal di wilayah Kepulauan Riau.
Tulis Komentar