Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu malam (25/4/2026).
Ajang ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Pusat terhadap pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan optimalisasi sumber daya pembangunan daerah secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam penilaian tahun ini, terdapat empat kategori utama yang menjadi fokus evaluasi, yakni pengendalian inflasi daerah, penurunan angka pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta peningkatan pembiayaan kreatif (creative financing).
Keberhasilan Bintan meraih posisi terbaik pada kategori creative financing menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam membangun sistem pembiayaan daerah yang inovatif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, tahapan akhir penilaian terhadap Kabupaten Bintan ditutup melalui sesi paparan dan wawancara langsung antara Bupati Bintan dengan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 14 April 2026 lalu.
Dalam kesempatan itu, Bupati Roby memaparkan berbagai inovasi pembiayaan yang telah diterapkan di Bintan, mulai dari optimalisasi pendapatan asli daerah melalui inovasi pajak dan retribusi, penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Bintan juga dinilai unggul dalam aspek efisiensi pengelolaan aset daerah, penguatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta pembangunan kemitraan strategis melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian tahun ini.
Bupati Bintan Roby Kurniawan usai menerima penghargaan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bintan dalam menghadirkan inovasi dan tata kelola keuangan daerah yang semakin baik.
“Alhamdulillah, yang pertama tentu kita bersyukur karena Bintan mendapat pengakuan dari Pemerintah Pusat. Semua inovasi dan terobosan yang ada di Bintan merupakan hasil kolaborasi dan semangat seluruh jajaran. Penghargaan ini menjadi bonus sekaligus stimulus untuk terus berinovasi,” ujar Roby.
Ia menambahkan, digitalisasi sistem pemerintahan dan tata kelola keuangan yang transparan memang menjadi fokus utama Pemkab Bintan selama ini, karena menjadi fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang akuntabel dan berdaya saing.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas laporan keuangan daerah. Menurutnya, opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun kemandirian fiskal dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Mendagri juga mendorong seluruh pemerintah daerah agar terus menggali dan mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna memperkuat kapasitas fiskal dan mempercepat pembangunan.
Prestasi ini semakin memperkuat posisi Kabupaten Bintan sebagai daerah yang terus berinovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Tulis Komentar