Desa Putik dan Piasan di Anambas Siap Jadi Desa Digital

Dua desa di Anambas, Desa Putik dan Piasan menuju Desa digital. Saat pertemuan antara kepala desa dengan pihak PT Digital Indonesia, Selasa (26/03/24) di Makasar. (ist)

TRANSKEPRI.COM.MAKASAR- Dua desa di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) serius melakukan optimalisasi menuju desa maju "Desa Digital".

Step by step kedua desa tersebut terus berbenah dengan merujuk ke sistem digitalisasi. Salah satu langkah yang dilakukan melakukan pertemuan langsung dengan PT Digital Desa Indonesia di Makasar   Selasa (26/04/24).

Pertemuan tersebut menambah demensi baru pengetahuan bagi Kepala Desa Putik Kecamatan Palmatak Asman dan Kepala Desa Piasan Kecamatan Siantan Utara Zainal Arifin.

Kenapa demikian mengingat pada  pertemuan dihadir sejumlah tokoh penting dalam menuju digitalisasi desa yakni CEO PT. Digital Desa Indonesia, Sidik, serta perwakilan PT. Digital Desa Indonesia.

Pada pertemuan yang luar biasa itu memberikan energi positif yang luar biasa menuju era digital yang merambah langsung dikehidupan masyarakat desa. Karena dengan Visi serta misi yang ada memberikan sebuah dimensi baru dikehidupan masyarakat.

Sidik, CEO  PT. Digital Desa Indonesia menyampaikan, bahwa pihaknya tak tidak hanya sekadar menawarkan layanan teknologi, tetapi juga berkomitmen untuk memberdayakan desa-desa melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan.

Sementara itu perwakilan PT. Digital Desa Indonesia, Taufiq, menjelaskan  dengan rinci mengenai fitur-fitur yang ditawarkan oleh PT. Digital Desa Indonesia. Fitur-fitur tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen dana desa yang efisien, pembangunan infrastruktur teknologi informasi, hingga pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat desa dalam memanfaatkan teknologi secara optimal.

Sementara itu Kepala Desa Piasan Zainal Arifin optimis desa yang dipimpinnya dapat menjadi desa Digital percontohan di Kepulauan Anambas.

“Kami tidak ingin digitalisasi desa yang setengah setengah untuk desa,  Kami ingin digitalisasi didesa  yang powerfull serta berkelanjutan” ujarnya.

Zainal sendiri mempercayakan tugas digitalisasi desa pada PT. Digital desa Indonesia.
Pada pertemuan ini menjadi kesempatan yang berharga bagi kedua kepala desa untuk lebih memahami potensi dan manfaat yang dapat diperoleh melalui kerja sama dengan PT. Digital Desa Indonesia.

"Diskusi yang terbuka dan konstruktif antara semua pihak membantu mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh desa-desa, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengatasi hal tersebut,"tuturnya.

Ia pun berharap  melalui kerja sama yang erat antara pemerintah desa dan PT. Digital Desa Indonesia dan  desa-desa di Indonesia dapat meraih kemajuan yang signifikan dalam penerapan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam perjalanan menuju digitalisasi desa-desa di Indonesia,"katanya. (yd)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar