Perekonomian Batam Tumbuh 4,75 Persen


TRANSKEPRI.COM.BATAM - Walikota Batam - Kepala BP Batam Muhammad Rudi menghadiri silaturrahmi Pengurus Persatuan Gereja Pantekosta Indonesia Wilayah Kepri, Minggu (15//2022) malam di Hotel Golden View. Silaturrahmi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dipadati jemaat GPI se-Kepri yang berkesempatan hadir.

Walikota Batam Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih kepada para pendeta yang telah mengayomi umat. Menurutnya faktor keamanan merupakan faktor paling utama dalam menjalankan program pembangunan.

"Meski ada Polisi yang mengawal ketertiban namun kedamaian sesungguhnya itu ada di hati kita masing-masing. Ini berhubungan dengan iman. Untuk urusan itu saya berterima kasih kepada pendeta yang meningkatkan keimanan umat," ungkapnya.

Rudi juga memaparkan perekonomian Batam yang tumbuh 4,75 persen, lebih tinggi diatas pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri 3,43 persen. Bahkan pertumbuhan ekonomi Batam ini masih diatas pertumbuhan ekonomi nasional meski dalam kondisi pandemi.

Secara khusus Rudi meminta dukungan masyarakat terutama jemaat GPI untuk mengawal program-program pembangunan yang akan dilaksanakan. Dia memaparkan empat program pokok yang diprediksi bakal membawa dampak ekonomi besar bagi masyarakat Batam bahkan bagi Kepri secara umum.

Program tersebut adalah pengembangan Bandara Hang Nadim yang bekerjasama dengan Incheon Korea Selatan. Lalu pengembangan dan pelebaran jalan-jalan protokol se-Kota Batam, peningkatan kapasitas dan perluasan Pelabuhan Kargo Batu Ampar dan terakhir pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di kawasan Sekupang. Selain itu juga pembangunan sejumlah infrastruktur yang dapat menjadi daya tarik wisata seperti Masjid Tanjak di kawasan Bandara, Masjid Sultan di Sagulung, dan Taman Rusa di Sekupang.

"Bila pembangunan ini semua dapat kita laksanakan tepat waktu, diperkirakan bisa sampai 50 juta orang akan mengunjungi Batam per tahun. Saya minta warga Batam, terutama Bapak dan Ibu di sini mulai berfikir, apa usaha yang harus dilakukan untuk menangkap peluang sebagai dampak ekonomi pembangunan ini," tegas dia.

Dengan banyaknya pengunjung terutama wisatawan yang akan datang, kata Rudi, masyarakat harus berfikir apa yang perlu dibuat agar wisatawan tersebut mau berbelanja. Bisa dalam bentuk usaha kuliner, kerajinan tangan, dan juga jasa lainnya.

"Pembangunan ini kita lakukan untuk masyarakat. Untuk dimanfaatkan dan memberi peluang bagi kesejahteraan masyarakat," tegas dia disambut tepukan.

Sementara itu Koordinator Pengurus Gereja Pantekosta Indonesia (GPI) Wilayah Kepri Pdt B Fresly Sihombing mengajak yang hadir untuk menjaga kedamaian Kota Batam yang dicintai. Menurutnya Batam semakin maju, pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas umum sangat bagus. Pertumbuhan ekonomi setelah pandemi juga sangat baik. Batam menjadi contoh kemajuan pembangunan dalam keragaman masyarakatnya.

"Terima kasih Pak Walikota yang banyak membantu dan bekerjasama. Pak Walikota telah membuat bangga masyarakat Batam. Dan yang paling utama beliau sangat terbuka bekerjasama dengan warga termasuk dengan banyak organisasi gereja yang ada di Batam," urainya.

Silaturrahmi ini dihadiri banyak pendeta GPI dari seluruh Kepri, bahkan juga dari Dumai, Riau. Ikut hadir pula Haripinto Tanuwidjaja, anggota DPD RI Dapil Kepri dan Kepala Kemenag Kota Batam Zulkarnain. Dalam acara itu juga dilakukan pelantikan pengurus GPI.(r)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar