HUT ke-24 Banyuasin: Dari Lumbung Pangan Nasional Menuju Bio-Avtur Pertama di Dunia

HUT ke-24 Banyuasin: Dari Lumbung Pangan Nasional Menuju Bio-Avtur Pertama di Dunia

TRANSKEPRI.COM, BANYUASIN – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Banyuasin yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Banyuasin, Jumat (10/4/2026).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Netta Indian, Sekda Erwin Ibrahim, Ketua TP-PKK Nabila Askolani Putri, Ketua DWP Marisa Utami, jajaran Forkopimda, DPRD, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari unsur ASN, TNI, Polri, dan pelajar.

Refleksi 24 Tahun Pembangunan

Dalam amanatnya, Bupati Askolani menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas capaian pembangunan daerah.

“Usia ke-24 ini mencerminkan kematangan daerah kita dalam berbenah. Peningkatan infrastruktur hingga pelosok desa, pelayanan publik yang semakin baik, serta pertumbuhan ekonomi kerakyatan merupakan hasil kerja bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Lumbung Pangan Nasional

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuasin saat ini menjadi daerah nomor satu dalam peningkatan produksi beras di Indonesia, memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Menuju Pusat Ekonomi Baru

Selain sektor pertanian, Banyuasin juga terus mengembangkan infrastruktur strategis. Salah satunya adalah pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan, terutama dalam pengembangan hilirisasi komoditas unggulan.

Bio-Avtur Pertama di Dunia

Tak hanya itu, Banyuasin juga bersiap mencatat sejarah dengan rencana pembangunan pabrik bahan baku bio-avtur di kawasan Tanjung Api-Api, Kecamatan Banyuasin II.

“Alhamdulillah, pertama di dunia akan dibangun pabrik bahan baku bio-avtur sebagai bahan bakar pesawat ramah lingkungan,” ungkap Askolani.

Semangat Bangkit dan Berkelanjutan

Suasana upacara semakin semarak dengan kehadiran tamu undangan yang mengenakan pakaian adat, mencerminkan kekayaan budaya serta keharmonisan masyarakat Banyuasin.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Di hari ulang tahun ini, mari kita wujudkan Banyuasin bangkit, adil, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-24 ini menjadi simbol perjalanan panjang Kabupaten Banyuasin sekaligus komitmen bersama untuk melangkah maju menuju masa depan yang lebih baik.


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar