Marlin Resmi Cawagub Nasdem, Deklarasi Duet Isdianto-Marlin Dinanti Publik

Plt. Gubernur Kepri, Isdianto

TRANSKEPRI.COM. BATAM - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri 2020 semakin mendekati waktu pendaftaran pasangan calon, kendati belum ada satu pasangan yang melakukan deklarasi, namun diprediksi Pilgub Kepri bakal seru karena bisa dimungkinkan akan menjadi pertarungan dua pasangan calon alias head to head.

Demikian disampaikan analis politik Kepri Indiratara Nainggolan, kepada awak media usai menggelar diskusi terbatas di Today Bakery & Kopi di kawasan Batam Center, Kota Batam, Sabtu (25/01/2020).

Sejumlah kandidat, saat ini masih menunggu rekomendasi dan dukungan resmi dari partai politik untuk maju di sebagai cagub maupun cawagub. Hanya partai Nasdem yang sudah memastikan dan mendeklarasikan dukungannya kepada istri Walikota Batam Marlin Agustina, untuk maju sebagai cawagub Kepri 2020.

"Marlin Agustina memang sudah deklarasi dari Nasdem sebagai Cawagub, tinggal partai lain yang ditunggu untuk deklarasi baik maju sendiri atau berkoalisi dengan parpol lain," ujar Indira, sapaan akrab Indiratara Nainggolan.

Selain itu, Indira, juga menegaskan, sampai hari ini publik pun sedang menanti deklarasi pasangan Isdianto-Marlin, karena sebelumnya santer kabar ada sinyal duet untuk maju. Apakah benar bakal berduet atau berlawanan di Pilgub Kepri September 2020 nanti

"Hampir semua publik sudah mendengar sinyal duet Isdianto-Marlin yang santer kabar di media. Ini juga lantaran akhir-akhir ini komunikasi politik antar kedua figur tersebut terjalin mesra dan mengandung sinyal bakal berkoalisi," paparnya.

Beberapa waktu lalu, Ketua Forum Kajian Lintas Kawasan, Muhammad Rizki, juga menyampaikan jika duet Isdianto-Marlin benar terjadi nanti, maka tinggal menunggu PDIP saja. Jika PDIP merekom dan mendukung ke Isdianto untuk maju sebagai Cagub Kepri, maka sudah bisa dilihat peluangnya.

"Bisa dipastikan akan peluang kuat. Karena PDIP dan Nasdem termasuk partai dengan perolehan suara yang baik di Kepri, tinggal menunggu masuknya partai lain saja," kata Rizki, beberapa waktu lalu.

Secara terpisah, Pengamat politik Stisipol Raja Haji Tanjungpinang Endri Sanopaka, mengatakan, dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk jika nanti Isdianto berpasangan dengan Marlin Agustina. Namun, Endri pun menjelaskan, jika mengacu pada persyaratan dukungan suara parpol atau jumlah kursi di DPRD sebesar 20 persen.

"Maka Nasdem harus berkoalisi dulu untuk dapat memastikan mengusung kandidat pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur, Nah saat ini Nasdem kan belum punya kawan koalisinya untuk menggenapkan jumlah 9 kursi," jelas Endri, kepada awak media melalui pesan tertulis, Sabtu (25/01).

Oleh sebab itu, Endri pun berpendapat lain, jika melihat Isdianto dan Soerya Respationo memang keduanya sama-sama kader PDIP. Namun, Endri mengatakan, Soeryo Respationo dipastikan bisa maju, sebab saat ini Soerya adah ketua PDIP Kepri dan tentunya punya kedekatan dengan Ketum PDIP Megawati dan PDIP sementara ini sudah didukung oleh PKB.

"Maka syarat 20 persen pun sudah terpenuhi, tinggal apakah akan berpasangan dengan Isdianto yang sedari awal memang sudah digadang-gadang, bahkan di acara rakernas kemarin terlihat kedekatan Soeryo dan Isdianto," katanya.

Yang jelas, imbuh Endri, sampai saat ini belum ada parpol yang deklarasi sebagai koalisi pengusung pasangan calon di Pilgub 2020 nanti, "Tidak ada parpol di DPRD Kepri yang bisa mengusung sendiri, maka masih banyak kemungkinan sampai menjelang pendaftaran nanti," pungkasnya. (r)
 


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar