Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Hadapi Kendala

Ilustrasi(foto/antara)

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Sistem pembelajaran jarak jauh di Indonesia menghadapi berbagai persoalan. Federasi Serikat Guru Indonesia meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membenahi permasalahan pendidik dan guru yang menumpuk hingga kini. 

Pembenahan juga mereka minta dilakukan terhadap penyelesaian kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama wabah covid-19 atau corona.

Hal tersebut diungkap FSGI merespon pelantikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril, yang sebelumnya merupakan Staf Khusus Mendikbud Bidang Pembelajaran.

"[Mulai dari] masalah kompetensi, perlindungan, kesejahteraan, persoalan guru honorer termasuk yang sudah lolos seleksi P3K tapi tak kunjung diangkat, dan rasio ketimpangan guru di daerah dan perkotaan, serta sinergitas dengan LPTK dalam menyiapkan calon guru profesional," ujar Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriwan melalui keterangan pers dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu (9/5).

Ia mengatakan banyak persoalan yang selama ini tak kunjung dibenahi Kemendikbud. Misalnya, soal belum mampunya guru mengkoordinasi jalannya PJJ secara efektif selama pandemi. (007)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar