Koordinasi ini difokuskan pada percepatan penanganan gangguan, terutama untuk memastikan objek vital seperti rumah sakit, bandara, pelabuhan, serta fasilitas pelayanan publik lainnya tetap mendapatkan perhatian dalam proses pemulihan.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan PLN Batam agar pemulihan pasokan listrik dapat berlangsung cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keandalan sistem.
“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” kata Ariastuty di Batam Centre, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, gangguan kelistrikan turut memengaruhi operasional sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA), sehingga produksi dan distribusi air bersih berpotensi terganggu, termasuk penurunan tekanan air di sejumlah wilayah pelayanan.
Sebagai langkah antisipasi, BP Batam bersama mitra mengoptimalkan penggunaan generator set (genset) untuk mendukung operasional instalasi pengolahan air. Namun, kapasitas dukungan tersebut saat ini baru mampu mempertahankan sekitar 30 persen produktivitas air.
Gangguan listrik atau PLN Off diketahui berdampak pada operasional Water Treatment Plant (WTP) di sejumlah lokasi, yakni Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa, serta DK 1 hingga DK 5.
Kondisi tersebut membuat upaya menjaga kontinuitas pasokan air bersih menjadi perhatian utama BP Batam, sembari menunggu pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap.
Ariastuty mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menyiapkan cadangan secukupnya sesuai kebutuhan rumah tangga hingga pasokan listrik kembali normal.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” terang Ariastuty.
Keandalan Listrik Jadi Penopang Investasi Batam
Di sisi lain, gangguan listrik juga menjadi perhatian dari aspek keberlangsungan kegiatan usaha dan iklim investasi di Batam.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus faktor penting dalam menjaga produktivitas industri dan daya saing investasi daerah.
Karena itu, menurutnya, proses pemulihan perlu diikuti evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi pada masa mendatang.
“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” jelas Fary.
BP Batam mendorong penguatan koordinasi dan evaluasi lintas pihak agar keandalan pasokan listrik semakin terjaga. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan, aktivitas ekonomi tidak terganggu berkepanjangan, serta iklim investasi Batam tetap kondusif.
Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Sementara itu, PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Berdasarkan informasi yang disampaikan, hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam.
Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, termasuk bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya.
BP Batam menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan signifikan.
Di tengah proses pemulihan tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang, menggunakan air sesuai kebutuhan, serta menyiapkan cadangan air secukupnya untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi.
Sinergi BP Batam dan PLN Batam diharapkan dapat mempercepat normalisasi pasokan listrik sekaligus memulihkan pelayanan air bersih bagi masyarakat, sehingga aktivitas sehari-hari dan kegiatan ekonomi di Kota Batam dapat kembali berjalan normal.
Tulis Komentar