Kejuaraan Kota Shorinji Kempo Antar Pelajar Open se-Kepri 2026 Digelar di Batam

Kejuaraan Kota Shorinji Kempo Antar Pelajar Open se-Kepri 2026 Digelar di Batam

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Batam menggelar Kejuaraan Kota (Kejurkot) Shorinji Kempo Antar Pelajar Open se-Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026 di GOR Citramas, Nongsa, Batam.

Kejuaraan ini diikuti sekitar 90 pelajar dari sejumlah daerah di Provinsi Kepri, yakni Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan. Ajang tersebut mempertandingkan dua kategori utama, yakni Embu dan Randori.

Dengan mengusung moto “Junjung Tinggi Sportivitas, Raih Prestasi, Banggakan Kepri”, kejuaraan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus mencari bibit-bibit atlet Shorinji Kempo potensial di daerah.

Adapun nomor yang dipertandingkan meliputi Embu Tandoku putra dan putri, Embu Pasangan putra dan putri, serta Embu Beregu putra dan putri.

Sementara pada kategori Randori, dipertandingkan kelas 45 kilogram putra dan putri, kelas 50 kilogram putra dan putri, kelas 55 kilogram putra dan putri, serta kelas 60–65 kilogram putra.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, KONI Kota Batam, Binpres KONI Batam Daroe Nugroho, Bidang Organisasi Nurhadi Hasibuan, Humas KONI Batam, Ketua Perkemi Kepri Agus Hidayat, perwakilan BNN, serta Lanud Hang Nadim.

Wakil Ketua Perkemi Kota Batam, Dasril, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menggelar berbagai kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kami dari Perkemi Kota Batam akan selalu membuat kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional. Tujuannya untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi yang akan kami bina agar mampu mengikuti event-event yang lebih tinggi,” ujar Dasril.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Batam Rani Rafitriyani yang diwakili Bidang Organisasi Nurhadi Hasibuan menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut.

“Saya mewakili Ibu Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apresiasi juga kepada panitia, para atlet, khususnya orang tua yang telah mendukung anak-anaknya mengikuti kompetisi ini,” kata Nurhadi.

Menurutnya, dukungan orang tua sangat penting dalam perkembangan prestasi atlet, terutama karena dukungan pemerintah terhadap berbagai kegiatan olahraga belum sepenuhnya maksimal.

“Dukungan orang tua sangat diperlukan untuk perkembangan atlet. Sebentar lagi kita akan mengikuti Porprov di Tanjungpinang. Saya yakin atlet-atlet ini akan ikut andil dalam Porprov tersebut,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para atlet agar terus berlatih dan tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih.

“Saya harapkan adik-adik jangan pernah berhenti latihan. Terus tingkatkan kemampuan dan jadikan dukungan orang tua sebagai penyemangat untuk meraih prestasi,” tambahnya.

Sekretaris Dispora Kota Batam, Gufron, dalam sambutannya sekaligus menutup Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Pelajar Open se-Kepri 2026, menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Batam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kota Batam melalui Dispora Kota Batam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, termasuk para sponsor yang telah memberikan dukungan sejak awal hingga akhir pelaksanaan,” kata Gufron.

Ia mengatakan, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang persaingan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kedisiplinan, sportivitas, dan rasa saling menghargai di antara para atlet.

“Melalui kejuaraan ini, kita tidak hanya melihat persaingan, tetapi juga bagaimana kedisiplinan dan sportivitas dapat berkembang. Dalam setiap kompetisi, menang dan kalah adalah hal yang biasa,” ujarnya.

Gufron juga memberikan ucapan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengingatkan agar kemenangan tidak membuat mereka cepat berpuas diri.

“Bagi para pemenang, saya ucapkan selamat. Jadikan kemenangan ini sebagai pemicu untuk berlatih lebih keras lagi. Jangan cepat berpuas diri karena tantangan di tingkat yang lebih tinggi sudah menanti,” katanya.

Sementara bagi atlet yang belum berhasil meraih juara, ia berpesan agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil pertandingan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan.

“Bagi yang belum berhasil, jangan pernah berkecil hati. Jadikan pengalaman dari kejuaraan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan berkembang,” pungkasnya.

Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda Shorinji Kempo berprestasi yang dapat membawa nama baik Batam dan Provinsi Kepulauan Riau pada ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional.


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar