The Rising of Scorpion Warrior Memanas, Atlet Batam dan Tanjungpinang Adu Kekuatan di Atas Ring
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:58:43 WIB
Atlet kick boxing Batam saling Jual beli Serangan, BFC Plaza Aviari Sabtu 22/08/2026
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Dentuman pukulan dan tendangan mewarnai gelaran kejuaraan Kickboxing bertajuk “The Rising of Scorpion Warrior” yang berlangsung di BFC Aviari Plaza, Batu Aji, Kota Batam, Sabtu (22/8/2026).
Kejuaraan yang digelar Kickboxing Indonesia Kota Batam tersebut menjadi panggung adu kemampuan antara atlet Kota Batam dan Kota Tanjungpinang. Bukan sekadar mengejar kemenangan, pertandingan ini juga menjadi momentum bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus membangun mental sebelum menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Suasana pertandingan berlangsung meriah. Atlet dari kedua daerah tampil penuh semangat, sementara para pendukung masing-masing tim tak henti memberikan dukungan dari sisi arena.
Sejumlah tokoh olahraga turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan, di antaranya Ketua Boxing Provinsi Riau Muhammad Yasmin, Binpres KONI Batam Dasril, Humas Budi, serta jajaran pengurus Kickboxing Indonesia Kota Batam.
Sebanyak 64 peserta ambil bagian dalam empat kategori pertandingan. Rinciannya, Kickboxing Men sebanyak 38 peserta, Kickboxing Women 10 peserta, Boxing Men 12 peserta, serta Boxing Women sebanyak 4 peserta.
Ketua Kickboxing Indonesia Kota Batam, Vannie Y, mengatakan pelaksanaan The Rising of Scorpion Warrior merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah penting bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Kita senang banget karena ini event tahunan kita. Terutama disupport full oleh KONI Batam. Kita sangat bersyukur karena atlet-atlet ini punya wadah untuk bisa menunjukkan talenta mereka,” ujar Vannie.
Menurutnya, konsep pertandingan tahun ini sengaja dibuat dengan mempertemukan dua daerah, yakni Batam dan Tanjungpinang. Pertandingan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman lebih bagi atlet sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan kemampuan mereka.
“Event ini kita rancang pertandingan antara Batam melawan Tanjungpinang. Kita ingin melihat kemampuan atlet Batam ketika bertanding melawan atlet Tanjungpinang,” katanya.
Vannie menambahkan, pembinaan atlet muda menjadi salah satu prioritas Kickboxing Indonesia Kota Batam. Regenerasi terus dilakukan agar olahraga tersebut memiliki atlet-atlet baru yang siap meneruskan prestasi para senior.
Saat ini, terdapat sekitar 60 atlet yang berada dalam pembinaan. Menariknya, sebagian besar merupakan atlet muda dengan usia mulai 9, 10 hingga 12 tahun.
“Yang pasti kita mau melahirkan bibit-bibit atlet terus. Saat ini ada sekitar 60-an atlet. Banyak atlet baru yang terus melakukan regenerasi, mulai usia 9 tahun, 10 tahun sampai 12 tahun. Mereka yang akan kita bina untuk ke depannya,” ungkapnya.
Vannie berharap proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat melahirkan atlet berprestasi yang mampu membawa nama Batam hingga ke level nasional dan internasional.
Ia juga mengingatkan bahwa Kickboxing Batam memiliki pengalaman dalam menggelar event besar. Batam pernah dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas Kickboxing Indonesia pada 2022.
“Selama saya memimpin, ini sudah periode kedua dan kita selalu berusaha menyumbangkan atlet-atlet berprestasi. Batam juga pernah menjadi tuan rumah Kejurnas Kickboxing Indonesia pada 2022,” ujarnya.
Mengenai target pada ajang Porprov mendatang, Vannie mengatakan pihaknya belum menetapkan secara spesifik jumlah medali yang harus diraih. Namun, ia memastikan seluruh atlet akan dipersiapkan sebaik mungkin.
“Kalau soal target medali kita belum bisa jawab sekarang. Yang pasti kita ingin atlet-atlet terus berprestasi. Kalau bisa sampai SEA Games,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani melalui Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), Dasril, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut.
“Saya mewakili Ketua Umum KONI Batam Ibu Rani Rafitriyani mengucapkan selamat bertanding kepada atlet Kota Batam dan Tanjungpinang. Tetap junjung tinggi sportivitas,” kata Dasril.
Ia menilai kejuaraan tersebut sangat penting sebagai bagian dari persiapan atlet Batam menghadapi Porprov yang akan datang.
“Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini dapat meningkatkan mental bertanding atlet Batam yang akan bertanding di ajang Porprov dalam waktu dekat. Kegiatan ini juga bisa melahirkan talenta-talenta baru di bidang Kickboxing,” jelasnya.
Gelaran The Rising of Scorpion Warrior akhirnya bukan hanya tentang siapa yang paling kuat di atas ring. Lebih dari itu, ajang ini menjadi tempat lahirnya keberanian, disiplin dan mental juara bagi generasi muda Kickboxing Batam dan Tanjungpinang.
Dari ring kecil di Batu Aji, harapan besar pun kembali digelorakan: melahirkan atlet-atlet tangguh yang suatu hari mampu berdiri di panggung nasional hingga internasional dan mengharumkan nama Indonesia.
Tulis Komentar