Amsakar hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, beserta jajaran deputi BP Batam.
Dalam pemaparannya, Amsakar menyampaikan bahwa perekonomian Batam sepanjang 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 6,76 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen.
Selain itu, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 mencapai Rp44,01 triliun. Angka tersebut meningkat 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berhasil melampaui target hingga 118,97 persen.
Tak hanya itu, kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam juga menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan realisasi sebesar Rp1,93 triliun selama tahun 2025.
Amsakar mengatakan, capaian tersebut menjadi indikator bahwa Batam terus berkembang sebagai kawasan investasi yang kompetitif dengan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Ia juga optimistis BP Batam kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Jika terealisasi, pencapaian tersebut akan menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut sejak tahun 2016.
"Capaian investasi yang terus tumbuh dan proyeksi opini WTP ke-10 menunjukkan bahwa Batam tidak hanya mampu menjaga daya saing sebagai tujuan investasi, tetapi juga terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel," ujar Amsakar.
Ke depan, lanjutnya, BP Batam akan terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui digitalisasi layanan dan inovasi di sektor investasi.
Menurut Amsakar, digitalisasi menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengoptimalkan pengelolaan keuangan dan penerimaan negara.
"Ke depan, BP Batam akan mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan, mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat pengendalian intern, agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan KPBPB Batam," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang berhasil diraih BP Batam sepanjang 2025.
Menurut Andre, Batam telah menunjukkan kinerja yang positif dalam mendorong investasi dan diharapkan terus menjadi contoh pengembangan kawasan investasi nasional melalui peningkatan kualitas pelayanan, kepastian berusaha, serta tata kelola kelembagaan yang semakin profesional dan akuntabel.
Tulis Komentar