TRANSKEPRI.COM.ANAMBAS- Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Raja Bayu Febri Gunadian, SE fokus menekankan peningkatan kesejahteraan nelayan. Salah satu langkah komprehensif yang ditaja pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan (DP3) adalah dengan memfasilitasi pembuatan Kartu PAS kecil bagi pompong Nelayan.
Bahkan Raja Bayu menargetkan pengukuran kapal Pompong dibawah 6 GT selesai diukur dan telah diterbitkan PAS Kecilnya pada akhir tahun 2026 mendatang.
"Saya mendorong agar DP3 secara masif dapat menyelesaikan target yang telah di tetapkan, dengan melibatkan desa, agar pendataan dapat lebih cepat," ujar Raja Bayu, Senin (13/07/2026).
Mantan Politisi Partai Besutan Bahlil Lahadalia tiga Periode menyebutkan, setelah melaksanakan kegiatan, Update Rekapan keseluruhan sementara per Juni 2026 kegiatan pelaksanaan pengukuran kapal < 6 GT guna pembuatan PAS kecil telah mencapai 57 persen atau sekitar 1533 unit pompong Nelayan dari 10 Kecamatan yang ada.
"Jumlah Armada penangkapan Ikan yg mengajukan rekomendasi Bahan Bakar Minyak (BBM) itu sebanyak 2.676 unit sedangkan pompong yang telah terdapat telah melakukan pengukuran itu sebanyak 1533 unit ,"sampainya.
Lebih lanjut kata Suami Kustiorini, SE, MH, mengungkapkan, agar targetan-targetan yang di canangkan dapat selesai dan tidak hanya menjadi lipstik semata, maka Dinas terkait secara terstruktur dan masif mesti melibatkan pemerintah desa dan Kecamatan.
Ayah Raja Azeza, menambahkan, bahwa banyak keuntungan bagi para nelayan apabila telah memiliki kartu PAS kecil, salah satunya adalah untuk persyaratan pengurusan rekomendasi untuk mendapatkan Kouta pembelian BBM bersubsidi, serta kepastian hukum bagi armada nelayan.
" Sekali lagi saya tegaskan kepada dinas terkait (DP3-red) untuk menjadikan ini sekala prioritas agar targetan dapat diselesaikan dan manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tuturnya.
RB'One panggilan akrab Raja Bayu berharap langkah-langkah yang diambil pihaknya dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, karena pemerintah daerah ingin para nelayan memiliki dokumen yang lengkap, dengan itu nelayan Anambas dapat menikmati pelayanan maksimal, seperti BBM bersubsidi, bantuan pemerintah dan keselamatan ,"imbuhnya.
Berikut Data Kapal Kurang dari 6 GT yang telah dilakukan pengukuran.
Kec. Jemaja
1.kelurahan letung= 100 unit
2. Rewak = 28 unit
3.Batu Berapit = 41 unit
4.Landak = 24 unit
5.Air biru = 28 unit
6.Mampok = 31 unit
Kec. Jemaje Timur.
1.bukit padi = 2 unit
2.kuala maras = 21 unit
3.ulu maras = 32 unit
4.Genting pulur = 37 unit
Kec. Jemaja Barat
1.keramut = 66 unit
2.impul = 44 unit
3.sungak = 17 unit
Total wilayah Letung = 471 unit
Kec. Siantan Utara
1. Desa Piasan = 31 unit
2. Desa Bayat = 19 unit
Kec. Siantan Selatan
1. Desa Telaga = 41 unit
2. Desa Mengkait = 132 unit
3. Desa Kiabu = 58 unit
Kec. Siantan Timur
1. Desa Nyamuk = 140 unit
Kec. Palmatak
1. Desa Ladan = 88 unit
2. Desa Putik = 103 unit
3. Desa Candi = 43 unit
4. Desa Belibak = 36 unit
5. Desa Tebang = 43 unit
6. Desa Piabung = 47 unit
Kec. Siantan Tengah
1. Desa teluk siantan = 31 unit
2. Desa Teluk Sunting = 34 unit
3. Desa Air Asuk = 54 unit
4. Desa Lidi = 18 unit
5. Desa Air Sena = 64 unit
Kec. Siantan
1. Desa Sritanjung = 67 unit
2. Desa Tarempa Barat = 13 unit
Jumlah sementara yg terukur Armada Penangkapan Ikan 1.062 + 471 = 1.533 unit (Yd)
Tulis Komentar