Berikut Niat, Bacaan dan Tata Cara Shalat Idul Adha

Kakbah di Masjidil Haram, Makkah. (net)

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Sholat Idul Adha berbeda dengan sholat yang biasa dilakukan muslim, khususnya pada bagian takbir. Takbir pada rakaat pertama berjumlah 7 kali, sedangkan pada rakaat kedua berjumlah 5 kali.

Di antara takbir itu, ada bacaan yang bisa diamalkan muslim. Bacaan tersebut tidak dipanjatkan dalam sholat-sholat wajib atau sunnah lainnya.

Dinukil dari buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Moh Rifa'i, takbir tambahan dalam sholat Idul Adha disebut takbir zawaid. Takbir tersebut dilakukan sebanyak 7 kali dan 5 kali setelah takbiratul ihram.

Sholat Idul Adha sendiri disyariatkan pada tahun pertama Hijriah bersamaan dengan sholat Idul Fitri. Dari Ummu Athiyyah RA berkata,

"Kami diperintahkan keluar untuk sholat hari raya, bahkan anak-anak gadis juga diperintahkan keluar dari rumahnya untuk melakukan sholat hari raya dan juga perempuan-perempuan yang sedang haid, tetapi mereka hanya berada di belakang orang-orang yang mengerjakan sholat serta mereka ikut bertakbir dan berdoa bersama-sama mengharapkan keberkahan dan kesucian hari itu." (HR Bukhari)

Doa yang Dibaca pada 7 dan 5 Kali Takbir Sholat Idul Adha

Setelah takbiratul ihram, muslim bertakbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama sholat Idul Adha dan 5 kali pada rakaat kedua. Berikut bacaan yang diamalkan di antar takbir seperti dinukil dari buku Fiqih Islamkarya Jauharul Eka Mawahib dan Siti Sulaikho.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah wallahu akbar

Artinya: "Mahasuci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar."

Apa Hukum Takbir Zawaid?

Takbir tambahan atau zawaid yang dibaca sebanyak 7 dan 5 kali itu hukumnya sunnah. Diterangkan dalam buku Nahwu Fiqhu Roosyid as'alatu Wa-ajwiba Fi Sholatil 'iedinoleh Muhammad Al Utsaimin terjemahan As'ad Yasin, seseorang akan mendapat pahala jika melakukannya dan tidak berdosa bila ditinggalkan.

Meski demikian, hendaknya muslim membaca takbir zawaid agar ada perbedaan antara sholat Id dengan sholat lainnya.

Bolehkah Tidak Membaca Doa di Antara Takbir Zawaid?

Masih dari sumber yang sama, pembacaan doa pada takbir zawaid yang terdiri dari hamdalah dan sholawat Nabi Muhammad SAW menurut ulama tidak masalah jika tidak dibaca. Selain itu, diterangkan juga hukum mengangkat kedua tangan pada setiap takbir hukumnya sunnah.

Tata Cara Sholat Idul Adha dari Awal hingga Akhir

  1. Membaca niat sholat Idul Adha
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca doa iftitah
  4. Takbir tujuh kali pada rakaat pertama dan membaca doa di antara setiap takbirnya
  5. Membaca surah Al Fatihah
  6. Membaca salah satu surah Al-Qur'an. Surah yang disarankan dibaca pada rakaat pertama sholat Idul Adha adalah surah Qaf atau surah Al A'la
  7. Lanjutkan dengan rukuk, iktidal, dan seterusnya sampai bangkit untuk rakaat kedua
  8. Bertakbir lima kali dengan bacaan di antara tiap takbir yang sama dengan rakaat pertama
  9. Membaca surah Al Fatihah dan salah satu surah atau ayat dalam Al-Qur'an. Surah yang disarankan untuk dibaca pada rakaat kedua adalah surah Al Qamar atau surah Al Ghasyiyah
  10. Lanjutkan gerakan sholat seperti biasa sampai salam

Niat Sholat Idul Adha Sendiri dan Berjamaah

 

Niat Sholat Idul Adha Sendiri

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatan li 'îdil adlhâ rak'taini adā'an lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Niat Sholat Idul Adha sebagai Imam

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــالَى

Ushallî sunnatan li 'îdil adlhâ rak'taini imaman lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah ta'ala."

Niat Sholat Idul Adha sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَــــالَى

Ushallî sunnatan li 'îdil adlhâ rak'taini ma'mumam lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta'ala." (*)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar