Perjuangkan Pendidikan Anambas, Bupati Berhasil Bawa Program Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat

Bupati dan Wakil Bupati Anambas, Aneng-Raja Bayu. (ist)

TRANSKEPRI.COM.ANAMBAS-!Keren, Pemerintah   Kabupaten Kepulauan Anambas  sukses Rauf dana Sebesar Rp15,32 Milliar  dari Kementrian pendidikan. Hal ini menunjukan Komitmen Pemerintah Kabupaten termuda di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam meningkatkan standar dan mutu pendidikan.

Langkah ini pelan tapi menunjukan bahwa upaya Bupati (Aneng) dan Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, SE, telah mulai menunjukan hasil,  Melalui koordinasi dan komunikasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, sejumlah satuan pendidikan di Anambas mendapatkan program revitalisasi sekolah Tahun 2026.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Raja Bayu Febri Gunadian, SE, mengatakan, Program yang digelontorkan pusat  tersebut,  mencakup jenjang PAUD, SD dan SMP, dengan total pagu yang tercatat dalam data program mencapai sekitar Rp15,32 miliar.

"Untuk jenjang PAUD, terdapat 8 satuan pendidikan penerima dengan total pagu Rp3,58 miliar. Program meliputi pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, ruang UKS, ruang guru, toilet, sanitasi, area bermain hingga penataan lingkungan" ujar Raja Bayu, Rabu (12/08/2026).

RB"0ne Panggilan akrab Raja Bayu mengungkapkan, Sementara pada jenjang SD, terdapat 9 sekolah yang masuk dalam program revitalisasi dengan total pagu sekitar Rp7,49 miliar. Beberapa di antaranya adalah SDN 001 Keramut, SDN 005 Mbur Kecil, SDN 006 Telaga Kecil, SDN 001 Ladan, SDN 001 Air Asuk, SDN 003 Sunggak, SDN 001 Kuala Maras dan SDN 005 Lembah Rewak.

"Untuk jenjang SMP, sebanyak 7 sekolah mendapatkan alokasi dengan total sekitar Rp4,25 miliar, di antaranya SMPN 1 Siantan, SMPN 4 Genting, SMPN 5 Harung Hijau, SMPN 1 Jemaja, SMPN 1 Jemaja Timur, SMPN 3 Munjan dan SMPN 2 Air Asuk,"tuturnya.

Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, kata Suami Kustiorini, SE, MH  menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Keterbatasan fiskal daerah membuat dukungan pemerintah pusat menjadi sangat penting untuk mempercepat pembenahan infrastruktur pendidikan.

Lebih lanjut sambung Ayah Raja Azeza, Bupati Kepulauan Anambas Aneng bersama Wakil Bupati Raja Bayu terus mendorong agar kebutuhan pembangunan daerah, khususnya fasilitas pendidikan, mendapat perhatian pemerintah pusat.

“APBD kita terbatas. Karena itu, kita tidak boleh hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah. Kita harus aktif mencari dukungan dari pemerintah pusat agar anak-anak Anambas mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” tegasnya.

Program revitalisasi ini, sambung, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar), menjadi salah satu contoh bahwa kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dapat menghadirkan pembangunan nyata bagi masyarakat.

Pada Kesempatan itu Anak Pertama Almarhum Raja Hasnan dan Yang Nurjanah menambahkan, Revitalisasi sekolah tidak hanya menyangkut perbaikan gedung. Fasilitas seperti sanitasi, ruang UKS, ruang guru, ruang kelas dan area bermain merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat dan nyaman bagi peserta didik.

"Pemerintah daerah berharap seluruh proses administrasi dan pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan cepat, transparan dan tepat sasaran sehingga manfaat program segera dirasakan oleh sekolah, guru dan peserta didik," ucapnya.

Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas menegaskan,  bahwa keterbatasan APBD bukan alasan untuk berhenti membangun. Dengan memperkuat komunikasi dan memperjuangkan kepentingan daerah ke pemerintah pusat, pembangunan pendidikan Anambas harus terus bergerak.

“Dari pusat kita jemput program, dari daerah kita kawal pelaksanaannya, untuk masa depan anak-anak Anambas.”ujarnya mengakhiri. (Yd)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar