TRANSKEPRI.COM, BATAM – PT PLN Batam sukses menjaga keandalan sistem kelistrikan selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 meski terjadi lonjakan konsumsi listrik hingga 19 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kenaikan konsumsi tersebut dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri, mulai dari ibadah, aktivitas rumah tangga, hingga mobilitas masyarakat.
Namun, seluruh kebutuhan listrik tetap terpenuhi tanpa gangguan berarti.
Manajer Humas PT PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, mengatakan kesiapan sistem menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan.
Menurutnya, PLN Batam telah mempersiapkan seluruh infrastruktur pendukung sejak jauh hari.
Sepanjang Maret 2026, daya mampu sistem kelistrikan mencapai 880,8 MW, sementara beban puncak hanya berada di angka 761,0 MW.
Cadangan daya sebesar 119,8 MW menjadi penyangga utama saat konsumsi meningkat selama Ramadan dan Lebaran.
Selain itu, pasokan energi primer seperti gas dan batu bara berada dalam kondisi aman sehingga mendukung keberlangsungan operasional pembangkit.
PLN Batam juga menyiapkan genset mobile, gardu portable, dan trafo mobile sebagai antisipasi apabila terjadi gangguan teknis di lapangan.
“Kami terus berupaya menjaga keandalan sistem agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman,” ujar Yoga.
Tulis Komentar