Sepanjang 2023 Polres Lingga Tangani 58 Kasus Tindak Pidana

Presentasi akhir tahun Polres Lingga, Minggu (31/12/23) di Mapolres Lingga. (ist)

TRANSKEPRI.COM.LINGGA- Kepolisian Resor Lingga  menggelar Press Release Akhir tahun 2023, untuk sejumlah kasus yang berhasil diungkap sepanjang tahun 2023, Minggu (31/12/23) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Lingga AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K di dampingi Wakapolres Lingga KOMPOL Adi Sumardi, S.Kom, Kabag Ops Polres Lingga KOMPOL Efendri Ali S.IP, M.H, Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Idris S.E. Sy.,M.H, Kasat Intelkam Polres Lingga AKP Ridwan Saleh, S.H serta para perwira Polres Lingga.

Berdasarkan release yang dipaparkan terdapat sederet keberhasilan, terobosan dan inovasi yang diraih baik dari intansi kepolisian sendiri maupun kerjasama dengan stake holder terkait lainya .

“Di antaranya meraih penghargaan Kapolri sebagai salah satu Polres Terbaik pelaksanaan Quick Wins Presisi Tahun 2022-2023, Penghargaan Health Uarantine dalam kerjasama penanganan Covid-19, Penghargaan dari Kantor KPPN Tanjung Pinang sebagai terbaik ketiga satuan kerja berprestasi atas nilai IKPA kategori Pagu besar  (Pagu>Rp 25 Miliar) periode tahun 2023, penghargaan predikat kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2023 dari Ombusman RI dan penghargaan Bupati Lingga atas partisipasi aktif dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib dan aman di tahun 2023,” Jelas Kapolres 

Kapolres Lingga juga memaparkan di depan Awak Media. hasil rekapitulasi kriminalitas yang berhasil diungkap Polres Lingga tahun 2022 di banding tahun 2023 yang mana jumlah tindak pidana pada tahun 2022 sebanyak 56 kasus sedangkan tahun 2023 sebanyak 58 kasus atau naik 2 kasus dengan rata-rata penyelesaian kasus turun 23%.

Sedangkan untuk kasus Laka Lantas di tahun 2023 jumlah kasus sebanyak 49 kasus dengan rincian meninggal dunia 2 orang, luka berat 19 orang ,luka ringan 10 orang, dengan demikian di bandingkan tahun 2022 kasus Laka Lantas di Polres Lingga mengalami penurunan sebanyak 44%. 

“Dari analisa Kami kasus laka lantas ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni dari jumlah ranmor setiap tahunya bertambah dan kondisi jalan tetap tidak ada perubahan, selain itu disebabkan oleh pengaruh minuman keras yang mana pengemudi berkendara dalam keadaan dipengaruhi minuman keras” pungkasnya.

Selain itu Kapolres Lingga juga memberikan pandangan ke depan untuk tahun 2024 mendatang, dengan menekankan pentingnya terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, peningkatan kegiatan preventif, serta penguatan hubungan dengan berbagai stakeholder untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan damai.

“Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bekerja sama dengan kami dalam menjaga keamanan. Kolaborasi dengan komunitas instansi terkait, dan elemen masyarakat sangatlah penting dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua," ucap Kapolres.

Kapolres Lingga juga berharap dukungan seluruh mitra media untuk tetap membantu Kepolisian dalam menyajikan berita yang mengedukasi dan positif sehingga situasi Kabupaten Lingga tetap aman dan kondusif. (rilis)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar