Roby Kurniawan Dinilai Tak Serius Isi Kekosongan Jabatan Wakil Bupati Bintan

Ilustrasi: Kursi jabatan. (net)

TRANSKEPRI.COM.BINTAN- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bintan, Zulkifli menilai Bupati Bintan, Roby Kurniawan tidak serius memproses desakan masyarakat dan partai politik terkait kekosongan Wakil Bupati (Wabup) Bintan untuk sisa masa jabatan 2021-2024.

"Kami menilai Bupati Bintan tak serius memperoses usulan terkait pengisian jabatan wakil bupati yang sudah kosong pasca permasalahan hukum yang dialami Bupati Apri Sujadi beberapa waktu lalu," ujar Zulkifli saat dikonfirmasi transkepri.com, Selasa (30/05/23).

Menurut Zulkifli, ketidak seriusan Bupati Bintan tersebut terlihat dari berlarut-larutnya proses pengajuan yang disampaikan partai politik pengusung pasangan Apri Sujadi-Boby Kurniawan beberapa waktu lalu.

Diakui Zulkifli, sejumlah tahapan pengajuan kekosongan Wakil Bupati Bintan telah dilakukan partai politik sejak lama. Bahkan sejak 4 bulan lalu, DPRD Bintan sudah menetapkan panitia khusus dan panitia pemilihan, namun kata Zulkifli, sampai saat ini hasilnya masih nihil.

"Kami sudah lalui semua tahapan, hingga pada fase penetapan panitia pemilihan. Namun 4 bulan pasca ditetapkannya panitia pemilihan, pemilihan Wakil Bupati Bintan tak kunjung terlaksana," ujar Zulkifli kecewa.

Menyikapi sikap Bupati Bintan yang terkesan tidak serius tersebut, Zulkifli mengaku akan terus melakukan sejumlah upaya. Dan katanya, aksi walkout yang dilakukan sejumlah anggota DPRD Bintan dalam sidang paripurna, Senin (29/05/23) lalu, merupakan bentuk sikap protes atas ketidakseriusan tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum transkepri.com, lima partai pengusung pasangan Apri Sujadi-Roby Kurniawan, yakni Demokrat, Hanura, PKS, Golkar dan PAN mengajukan sejumlah nama calon pengganti antar waktu Wakil Bupati Bintan sisa masa jabatan 2021 hingga 2024.

Dari sejumlah nama tersebut, mengerucut pada dua nama yakni, Wakil Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat, Ahdi Muqsith dan Dhenok Puspita Sari yang diusung oleh PKS dan dua nama tersebut disebut telah mendapat persetujuan dari Partai Golkar.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan yang dikonfirmasi terkait tuduhan sejumlah partai politik perihal ketidakseriusannya dalam memproses pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati Bintan, sampai berita ini dirilis belum memberikan jawaban.

Pesan whatsapp yang disampaikan media ini, juga belum dijawab oleh pria yang juga merupakan putra Gubernur Kepri, Ansar Ahmad ini. (san)

 

 


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar