STAI MU Tanjungpinang Lepas Mahasiswa KKN Angkatan ke-26

STAI MU Tanjungpinang menyelenggarakan pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke 26 Tahun 2023 di aula Kampus Rabu (08/03/23). (istimewa).

TRANSKEPRI.COM.TANJUNGPINANG- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum (MU) Tanjungpinang menyelenggarakan Pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke 26 Tahun 2023 di aula Kampus Rabu 8 Maret - Kamis 9 Maret 2023. Kegiataan di hadiri oleh Ketua STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang dan unsur pimpinan, serta narasumber dari DKUPP Bintan.

Ketua STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang Drs. H. Amir Husin, MM mengingatkan kepada mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater kampus selama berada di lokasi KKN. 

“Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menggali potensi yang ada di masyarakat dan mampu memberdayakan masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kerja dengan berlandaskan akhlakul karimah serta mampu memberikan solusi dari beragam permasalahan di masyarakat, dengan mengaplikasikan ilmu yang telah di peroleh selama kuliah,” pesannya.

Sementara, Muhammad Imaaduddin, MM selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan Ketua Panitia Pelaksana KKN melaporkan sebanyak 119 peserta KKN terdiri dari Program Studi Pendidikan Agama Islam 69 orang, Tadris Bahasa Inggris 6 orang, Ekonomi Syariah 13 orang, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 28 orang.

“Pelaksanaan KKN akan berlangsung mulai 8 Maret hingga 30 Juni 2023 di Wilayah Bintan yaitu kelurahan Kawal, Kelurahan Sei Lekop, Desa Penaga dan Desa ekang Anculai,” ungkapnya.

KKN STAI MU yang ke-26 Tahun 2023 mengusung tema “Menumbuhkembangkan Potensi Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Kualitas Pendidikan yang berlandaskan Akhlakul Karimah”. Dari tema ini kemudian dituangkan kedalam beberapa program yang dapat dilaksanakan mahasiswa di lokasi seperti Peningkatan Pendidikan, Bidang Keagamaan, Pengelolaan Sampah menjadi bernilai ekonomi dan Bimbingan belajar bagi anak-anak.

"Melalui program ini diharapkan mahasiswa dapat mengabdikan diri kepada masyarakat sekaligus sebagai sarana mencari pengalaman bagi mahasiswa, Mahasiswa bersama masyarakat secara kolaboratif dan partisipatif mengakselerasi potensi desa dan mewujudkan desa yang mandiri dan berakhlakul karimah," tuturnya. (rilis)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar