Presiden Ukraina Merasa Ditinggalkan Sendiri, Kecewa pada AS dan NATO

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky

TRANSKEPRI.COM.KIEV- Presiden Ukraina Vladimir Zelensky merasa kecewa berat karena ditinggal sendirian menghadapi negara agresor Rusia yang ingin melakukan pendudukan terhadap negaranya.

Dia tidak menyangka Amerika Serikat dan Sekutu tidak bisa melakukan tindakan apa-apa, untuk mendukung Ukraina menghadapi Rusia.

Padahal Ukraina sudah bersiap untuk bergabung dengan NATO setelah terjadi kudeta 2014 yang didukung oleh barat.

"Saya bertanya kepada 27 pemimpin Uni Eropa di mana Ukraina akan menjadi bagian dari NATO. Apakah semuanya takut, tidak ada yang menjawab," kata Vladimir Zelensky melalui sebuah pernyataan yang ditayangkan melalui akun Facebooknya seperti yang dikutip Indozone, Jumat (25/2/2022).

Zelensky mengatakan Kamis malam bahwa menurut angka awal, setidaknya 137 tentara Ukraina tewas sejak invasi Rusia dimulai Kamis pagi, dan 316 tentara terluka.

Dalam pesan video yang diposting di akun Facebook-nya, Zelensky mengatakan negara-negara lain "takut" untuk mendukung Ukraina bergabung ke dalam NATO.

Terdengar muram dan tampak lelah, Zelensky melanjutkan: “Siapa yang siap menjamin aksesi Ukraina ke NATO? Sejujurnya, semua orang takut.”

Mantan aktor Ukraina itu mengatakan kalau negara yang tergabung dalam NATO tidak bersungguh-sungguh mau bersekutu dengan Ukraina hingga mengakibatkan Rusia dengan leluasa melancarkan serangannya.

“Saya bertanya kepada semua mitra negara apakah mereka bersama kami. Mereka bersama kami, tetapi mereka tidak siap untuk membawa kami bersekutu dengan mereka,” katanya.

Pada momen ini lah tampak terlihat Zelensky merasa kecewa. Dia menilah Ukraina bertarung sendiri saat menghadapi invasi Rusia. Tak satu pun dari negara Barat yang tadinya mendukung Ukraina ingin bergabung ke dalam NATO justru meninggalkan mereka dalam kesengsaraan dari serangan yang dilancarkan Rusia.

“Tidak peduli berapa banyak percakapan yang saya lakukan dengan para pemimpin asing, saya mendengar beberapa hal. Yang pertama adalah kami didukung. Saya berterima kasih kepada setiap negara bagian yang membantu kami secara nyata, bukan hanya dalam kata-kata. Tapi ada satu detik, kita dibiarkan sendiri untuk mempertahankan negara kita. Siapa yang siap bertarung dengan kita? Sejujurnya - saya tidak melihat," kata Zelensky. (tm)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar