BATAM

Polisi Gerebek Penampungan PMI Ilegal di Bengkong Harapan

Polisi saat memeriksa tersangka penyelundupan PMI ilegal

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Meski Malaysia menutup pintu masuk warga negara asing ke negaranya selama pandemi Covid-19. Namun, aksi pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal masih saja marak, dilakukan oleh oknum-oknum di pelabuhan.

Pasalnya, Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil mengamankan beberapa orang calon PMI ilegal di Pelabuhan Sekupang, yang akan dikirimkan ke Jiran Malaysia, Kamis (04/02/2021) kemarin.

Selain itu, polisi juga telah menggerebek tempat penampungan pemburu Ringgit dan Dolar Singapura tersebut, beralamat di daerah Bengkong Harapan Kecamatan Bengkong.

Wakasatreskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani mengatakan, para PMI itu berasal dari Duri, Cirebon, Jawa Barat dan NTT, yang akan diberangkatkan dari pelabuhan Sekupang menuju Malaysia.

"Semua PMI ini akan diberangkatkan ke Malaysia dan Singapura,” kata Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani, Selasa (9/2/2021).

Untuk pengembangan, ungkapnya, polisi
menggerebek rumah tekong PMI ilegal, yang berbeda di daerah Bengkoang.

"Di penampungan, kami mengamankan
satu orang penyalur bernama Linda (37). Dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” sebut Juwita.

Atas perbuatan tersangka, papar Juwita, Linda dijerat dengan Pasal 81 UU Nomor 18 tahun 2017, Tentang pengiriman PMI secara ilegal.

"Ke 4 calon PMI ilegal yang sudah kami amankan, sekarang kita titipkan di Selter Dinsos Batam, di Sekupang, untuk dapat dipulangkan ke tempat asalnya ataupun ke kampung halamannya," kata Wakasat

Untuk pengembangan, imbuhnya, polisi masih memburu seorang pelaku lainnya yang merupakan suami Linda, berinisial R, yang terbukti turut dalam pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara ilegal ke Malaysia dan Singapura.

"Kami masih memburu Suami Linda (R),
Karena, terbukti turut dalam pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara ilegal ke Malaysia dan Singapura," tandasnya. (wan)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar