Panen Kangkung Perdana Jadi Momentum KWT Siji Sembada Kembangkan Pertanian Warga
Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:22:57 WIB
KWT Siji Sembada Bersama Pertamina AFT Hang Nadim, Jum'at 14/08/2026
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Dari lahan sederhana, semangat besar tumbuh. Deretan kangkung yang selama ini dirawat dengan penuh ketelatenan akhirnya dipanen untuk pertama kalinya oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Siji Sembada di kawasan Perumahan Permata Bandara, RT 01, Jumat (14/8/2026).
Panen perdana tersebut bukan sekadar aktivitas memetik sayuran. Bagi warga, momen itu menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap ketahanan pangan mampu menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi lingkungan.
Kegiatan panen dilaksanakan KWT Siji Sembada bersama Pertamina AFT Hang Nadim. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 13 Permata Bandara Sumardi, Ketua RT 01 Rudianto, perwakilan Pertamina AFT Hang Nadim, serta jajaran pengurus KWT Siji Sembada.
Suasana panen berlangsung penuh keakraban. Para anggota KWT bahu-membahu memanen kangkung yang telah tumbuh subur. Ada yang mencabut tanaman, ada yang mengumpulkan hasil panen, sementara anggota lainnya membersihkan kangkung sebelum ditimbang.
Satu per satu kangkung yang baru dicabut kemudian ditata dan ditimbang. Hasilnya tidak hanya menjadi konsumsi warga, tetapi juga dijual kepada masyarakat sekitar Perumahan Permata Bandara.
Menariknya, hasil penjualan tersebut tidak langsung dibagikan. Dana yang terkumpul akan dimasukkan ke dalam kas KWT Siji Sembada untuk mendukung keberlanjutan program dan pengembangan kegiatan pertanian warga.
Sementara sebagian hasil panen yang tersisa dimasak dan disantap bersama oleh para pengurus KWT Siji Sembada.
Hangatnya santapan kangkung yang baru saja dipanen menjadi penutup manis dari sebuah perjuangan. Sayuran yang sebelumnya tumbuh di lahan kini hadir di meja makan, dinikmati bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Ketua RT 01 Rudianto mengatakan, panen perdana KWT Siji Sembada menjadi momen membanggakan bagi masyarakat RT 01.
“Alhamdulillah, hari ini menjadi momen yang membanggakan bagi warga RT 01 dengan terlaksananya panen perdana KWT Siji Sembada,” ujar Rudianto.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bukti nyata semangat gotong royong sekaligus kepedulian warga dalam mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan tempat tinggal.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan warga yang telah berkontribusi dalam menjalankan program tersebut.
“Semoga KWT Siji Sembada semakin berkembang, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari kita dukung hasil karya warga dengan membeli dan mengonsumsi produk KWT Siji Sembada. Dari warga, oleh warga, untuk warga,” katanya.
Dukungan Pertamina AFT Hang Nadim
Program KWT Siji Sembada sejak awal mendapat dukungan dari Pertamina AFT Hang Nadim. Perwakilan AFT Hang Nadim, Bagus, mengapresiasi keberhasilan panen perdana tersebut.
Bagus mengatakan, panen kangkung menjadi langkah awal untuk mendorong KWT agar semakin produktif dan mampu mengembangkan berbagai jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi.
“Hari ini kita melaksanakan panen pertama untuk kangkung. Semoga ke depannya kita bisa lebih produktif lagi untuk tanaman selanjutnya,” kata Bagus.
Ia menjelaskan, hasil panen juga direncanakan untuk dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Bahkan, sejumlah anggota telah melakukan pemesanan terlebih dahulu.
“Beberapa anggota juga sudah ada yang booking untuk membeli. Dari Pertamina juga akan membeli beberapa hasil panen kangkung ini,” ujarnya.
Setelah kangkung, KWT Siji Sembada diproyeksikan mulai mengembangkan tanaman cabai. Pemilihan cabai dilakukan karena komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.
“Untuk sementara baru kangkung dan cabai. Karena harga cabai cukup tinggi, kita mengejar nilai ekonominya dari cabai terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain ditanam di lahan, program pertanian KWT juga dikembangkan melalui sistem tanaman dalam tong. Untuk program tersebut, rencananya akan ditanam sawi dan pakcoy.
“Untuk tanaman di tong, kita rencanakan sawi dan pakcoy. Saat ini sudah berjalan sekitar tiga minggu,” katanya.
Tak berhenti pada sektor pertanian, Pertamina AFT Hang Nadim juga berencana mengintegrasikan program pengelolaan sampah dengan kegiatan KWT.
Sampah organik dari program bank sampah akan dimanfaatkan dan diolah untuk mendukung kebutuhan tanaman KWT. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak berhenti pada proses pengumpulan, tetapi dapat dihilirisasi menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kegiatan pertanian.
“Kita memang punya satu lagi program pengelolaan sampah. Sampah organik akan kita hilirisasi dan dimanfaatkan untuk KWT. Jadi produk dari bank sampah bisa masuk ke KWT dan menghasilkan sesuatu untuk tanaman,” ungkap Bagus.
RW 13 Dorong Program Terus Berkembang
Ketua RW 13 Permata Bandara, Sumardi, turut memberikan apresiasi terhadap semangat para ibu yang tergabung dalam KWT Siji Sembada.
Menurutnya, panen perdana tersebut menjadi awal yang baik untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi warga.
“Saya kira ini sangat luar biasa. Dengan panen raya ini, mudah-mudahan kita bisa meningkatkan pendapatan ekonomi warga dan RW 13 selalu maju,” kata Sumardi.
Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada panen kangkung. Ke depan, KWT diharapkan dapat mengembangkan berbagai komoditas lain yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.
“Setelah panen kangkung, kita berharap ada tanaman yang lebih mendukung lagi seperti cabai, tomat, terong, dan tanaman lainnya,” ujarnya.
Sumardi mengakui, dampak program tersebut terhadap masyarakat secara luas masih dalam tahap awal karena panen yang dilakukan baru merupakan panen perdana.
“Ini panen pertama, jadi memang baru dimulai. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ibu-ibu PKK hari ini, program ini bisa terus berlanjut dan menjadi lebih baik,” katanya.
Panen perdana kangkung KWT Siji Sembada akhirnya menjadi lebih dari sekadar hasil pertanian. Di balik setiap ikat kangkung yang dipanen, ada tangan-tangan warga yang bekerja bersama, ada dukungan berbagai pihak, dan ada harapan agar lingkungan Permata Bandara semakin mandiri dalam ketahanan pangan.
Dari lahan kecil, lahir semangat besar. Dari kangkung yang dipanen hari ini, warga menanam harapan untuk panen cabai, tomat, terong, dan berbagai hasil pertanian lainnya di masa mendatang.
KWT Siji Sembada pun membuktikan bahwa ketika warga bergerak bersama, lahan sederhana dapat menjadi sumber manfaat dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Tulis Komentar