Turnamen ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mengarahkan generasi muda agar memanfaatkan ruang digital secara positif, produktif, dan berprestasi.
Usai seremoni pembukaan, kompetisi langsung dimulai dengan pertandingan Mobile Legends, cabang esports yang dipertandingkan dalam ajang tersebut.
Ketua Umum IESPA, Ibnu Riza Pradipto, mengapresiasi langkah Polda Kepri yang memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat dan kompetitif.
Menurutnya, Kepulauan Riau memiliki potensi besar di dunia esports dan telah melahirkan sejumlah atlet yang mampu bersaing hingga tingkat internasional.
"Esports saat ini tidak hanya menjadi olahraga prestasi, tetapi juga bagian dari ekonomi kreatif yang membuka banyak peluang karier bagi generasi muda," ujarnya.
Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo yang mewakili Kapolda Kepri menegaskan bahwa Polda Kepri mendukung penuh perkembangan esports sebagai sarana membangun kreativitas, kemampuan berpikir strategis, sportivitas, dan kerja sama tim.
Menurutnya, turnamen tersebut juga menjadi salah satu cara Polri membangun kedekatan dengan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan bernilai positif.
Ia juga mengingatkan agar perkembangan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI), dimanfaatkan secara bijak untuk menghasilkan inovasi dan prestasi.
"Ruang digital harus menjadi tempat berkarya dan berinovasi, bukan digunakan untuk menyebarkan hoaks, perjudian online, penipuan daring, penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya," tegasnya.
Turnamen Road to Kapolri Cup 2026 diikuti 15 tim yang berasal dari jajaran Polda Kepri, terdiri atas tiga tim dari Polresta Barelang, tiga tim Polres Tanjungpinang, tiga tim Polres Karimun, dua tim Polres Bintan, satu tim Polres Lingga, serta tiga tim dari Polres Kepulauan Anambas.
Wakapolda berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi ini sebagai momentum melahirkan atlet-atlet esports terbaik yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat agar bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi di ruang digital serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong dan konten provokatif. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 maupun Polri Super Apps untuk memperoleh layanan kepolisian atau menyampaikan informasi dan pengaduan.
Tulis Komentar