TRANSKEPRI.COM, BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menerima audiensi dan aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batam di halaman Gedung DPRD Kota Batam, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, salah satunya meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII datang membawa spanduk dan poster berisi berbagai tuntutan terkait kebijakan nasional. Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Dr. Muhammad Mustofa, SH, MH. Dalam suasana yang berlangsung terbuka, Mustofa bahkan duduk bersama para mahasiswa untuk mendengarkan orasi dan berbagai masukan yang disampaikan.
Ia mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional yang harus dihormati.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh adik-adik mahasiswa PMII. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tampung dan teruskan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan," ujar Mustofa.
Selain meminta evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis, mahasiswa juga mendorong pemerintah melakukan peninjauan terhadap sejumlah kebijakan nasional yang dinilai perlu diperbaiki agar lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ketua PMII Cabang Batam, Suhardi, mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional PMII yang bertujuan mengawal jalannya pemerintahan serta menyuarakan kepentingan rakyat.
Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan untuk memberikan kritik dan masukan yang konstruktif terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
"Kami berharap pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis dan berbagai kebijakan lainnya agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Suhardi.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga meminta agar perwakilan Pemerintah Kota Batam hadir untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi yang mereka sampaikan.
Aksi berlangsung dalam suasana kondusif hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dengan pengamanan dari personel Polri dan Satpol PP, tanpa adanya gangguan terhadap aktivitas di lingkungan DPRD Kota Batam.
Tulis Komentar