SMSI Kepri Apresiasi Kinerja Aneng-Raja, Ekonomi Anambas Tumbuh Tertinggi di Kepri Capai 15,54 Persen

SMSI Kepri Apresiasi Kinerja Aneng-Raja, Ekonomi Anambas Tumbuh Tertinggi di Kepri Capai 15,54 Persen

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau memberikan apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas yang mencatatkan angka 15,54 persen pada tahun 2025.

Ketua SMSI Kepri, Rinaldi Samjaya, menilai pertumbuhan ekonomi yang melonjak signifikan tersebut merupakan capaian positif yang menunjukkan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas di bawah kepemimpinan Bupati Aneng dan Wakil Bupati Raja Bayu dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Pertumbuhan ekonomi sebesar 15,54 persen merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Angka ini tidak hanya menjadi yang tertinggi di Kepulauan Riau, tetapi juga termasuk salah satu yang tertinggi secara nasional,” ujar Rinaldi, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan, investasi, dan penguatan sektor ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil yang nyata.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut mengalami lonjakan signifikan setelah pada tahun 2024 sempat mengalami kontraksi sebesar minus 5,67 persen.

Sektor Pertambangan dan Penggalian menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Anambas dengan kontribusi mencapai 80,72 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sepanjang tahun 2025, sektor ini tumbuh sebesar 19,04 persen yang didorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) dari Lapangan Forel dan Lapangan Terubuk di Laut Natuna.

Meski demikian, Rinaldi menilai pertumbuhan ekonomi Anambas tidak hanya ditopang sektor migas. Data BPS menunjukkan bahwa ekonomi nonmigas juga tumbuh positif sebesar 2,87 persen.

Pertumbuhan tersebut didukung sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang tumbuh 7,05 persen, serta sektor konstruksi yang meningkat 3,16 persen.

“Ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat juga bergerak. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah daerah turut memberikan dampak terhadap pertumbuhan sektor-sektor lainnya,” katanya.

Sejumlah proyek pembangunan yang berjalan sepanjang tahun 2025, seperti pembangunan dan renovasi gedung pemerintahan, pengembangan fasilitas RSUD Tarempa, pembangunan Pelabuhan Roro Kuala Maras, serta peningkatan infrastruktur jalan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Rinaldi berharap capaian tersebut dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk terus memperkuat sektor ekonomi produktif lainnya seperti perikanan, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, keberlanjutan pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan manfaat pembangunan di seluruh wilayah Anambas.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus mampu dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, penguatan sektor-sektor nonmigas perlu terus dilakukan agar ekonomi daerah semakin kokoh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga iklim investasi, stabilitas daerah, dan sinergi pembangunan agar tren positif tersebut dapat dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.

“Anambas telah membuktikan bahwa daerah kepulauan memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang. Capaian ini menjadi kebanggaan masyarakat Anambas sekaligus kabar baik bagi Kepulauan Riau,” tutup Rinaldi.


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar