KONI dan Dispora Batam Studi Banding ke KONI DKI Jakarta Terkait Pengadaan Barang dan Jasa serta Pengelolaan Dana Hibah
Jumat, 05 Juni 2026 - 09:30:07 WIB
KONI dan Dispora Batam Studi Banding ke KONI DKI Jakarta Terkait Pengadaan Barang dan Jasa serta Pengelolaan Dana Hibah
TRANSKEPRI.COM, JAKARTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam melaksanakan studi banding ke KONI Provinsi DKI Jakarta, Rabu (3/6/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat tata kelola organisasi olahraga, khususnya terkait pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dana hibah, serta sistem pembinaan prestasi yang transparan dan akuntabel.
Rombongan KONI dan Dispora Kota Batam bertolak dari Batam menuju Jakarta pada pagi hari dan disambut langsung oleh jajaran KONI DKI Jakarta di Aula KONI DKI Jakarta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam Zulkarnain, Ketua Umum KONI Kota Batam Rani Rafitriyani, Wakil Ketua KONI Batam Rinaldi Samjaya, serta jajaran pengurus KONI Batam. Sementara dari KONI DKI Jakarta hadir Sekretaris Umum Aminullah, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Andri, beserta jajaran pengurus lainnya.
Dalam diskusi yang berlangsung penuh keakraban, KONI Kota Batam menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait tata kelola organisasi olahraga, mulai dari mekanisme pengadaan barang dan jasa, penerapan sistem pembayaran non-tunai, pengelolaan dana hibah, hingga pola kemitraan antara KONI dan Dispora.
Ketua KONI Kota Batam Rani Rafitriyani menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Batam saat ini tengah mendorong penerapan transaksi non-tunai pada seluruh organisasi yang menerima dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya ingin mempelajari bagaimana sistem tersebut diterapkan di lingkungan KONI DKI Jakarta.
"Kami ingin mendapatkan banyak masukan dari KONI DKI Jakarta terkait penerapan sistem pembayaran non-tunai. Ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan tata kelola organisasi olahraga di Batam agar semakin transparan, profesional, dan akuntabel," ujar Rani.
Selain itu, KONI Batam juga menggali informasi mengenai pola kolaborasi antara KONI DKI Jakarta dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta dalam menjalankan program pembinaan olahraga prestasi.
Topik lain yang menjadi perhatian adalah mekanisme penyaluran dana hibah, regulasi yang mengaturnya, hingga bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang diterima organisasi olahraga.
"Kami ingin mengetahui bagaimana pembinaan dan pengawasan penggunaan dana hibah dilakukan. Sebab, saat ini dana hibah menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dan pengawasan ketat dari berbagai pihak," tambahnya.
Selain itu, KONI Batam juga menanyakan pembagian kewenangan antara Dispora dan KONI, khususnya terkait pemberian insentif atlet, bonus atlet dan pelatih, serta program-program pembinaan prestasi lainnya.
Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta Aminullah menjelaskan bahwa seluruh program dan pengelolaan anggaran di lingkungan KONI DKI Jakarta dilaksanakan berdasarkan regulasi yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Terkait pengadaan barang dan jasa, Aminullah mengungkapkan bahwa KONI DKI Jakarta pernah melakukan pengadaan kendaraan operasional berupa minibus pada periode sebelumnya. Namun seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan dan aturan pengadaan barang dan jasa yang berlaku.
"Pada periode sebelumnya kami melakukan pengadaan kendaraan operasional. Seluruh proses pengadaan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dan dilakukan secara terbuka," jelas Aminullah.
Ia menambahkan, KONI DKI Jakarta melibatkan tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang pengadaan barang dan jasa guna memastikan seluruh proses berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami merekrut tenaga profesional yang memiliki sertifikasi dan pengalaman dalam proses pengadaan. Dengan demikian seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.
Aminullah juga menegaskan bahwa pengurus KONI tidak terlibat dalam proses teknis pengadaan. Seluruh tahapan dilaksanakan oleh pihak yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya sehingga prinsip transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI DKI Jakarta, Andri, menjelaskan bahwa seluruh program pembinaan prestasi diawali melalui mekanisme usulan dari cabang olahraga atau sistem bottom-up. Setiap cabang olahraga diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan program dan anggaran yang kemudian diverifikasi serta disesuaikan dengan prioritas pembinaan dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Menurut Andri, komunikasi yang intensif antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menyusun program pembinaan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan prestasi atlet secara berkelanjutan.
Usai sesi diskusi, rombongan KONI dan Dispora Kota Batam diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai tata kelola organisasi olahraga modern yang diterapkan oleh KONI DKI Jakarta.
Rombongan berkesempatan meninjau fasilitas studio broadcasting yang digunakan untuk produksi konten dan publikasi kegiatan olahraga, ruang pengelolaan media sosial, pusat kebugaran (fitness center) bagi atlet, klinik kesehatan dan layanan kesehatan gigi, ruang layanan psikologi olahraga, hingga ruang Humas dan Sahabat Pers yang menjadi pusat komunikasi dan publikasi informasi olahraga kepada masyarakat dan media.
Fasilitas-fasilitas tersebut mendapat perhatian khusus dari rombongan Batam karena dinilai mampu mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik dan teknik, tetapi juga kesehatan, psikologi, serta publikasi prestasi olahraga.
Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani mengapresiasi berbagai fasilitas yang dimiliki KONI DKI Jakarta dan berharap sejumlah program maupun konsep pengelolaan tersebut dapat menjadi referensi untuk pengembangan olahraga prestasi di Kota Batam.
Melalui studi banding ini, KONI dan Dispora Kota Batam berharap dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang telah diterapkan KONI DKI Jakarta, khususnya dalam pengelolaan organisasi, pembinaan atlet, pengadaan barang dan jasa, serta tata kelola dana hibah yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat sinergi antarorganisasi olahraga daerah dalam upaya meningkatkan prestasi atlet dan mewujudkan tata kelola olahraga yang profesional menuju Indonesia yang lebih berprestasi. (red)
Tulis Komentar