TRANSKEPRI.COM.BATAM- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam menantang Pengurus cabang olahraga Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Batam untuk mendominasi cabang olahraga panahan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau November 2026 mendatang.
Tantangan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum I KONI Batam, Rinaldi Samjaya usai terpilihnya Syamsul Paloh sebagai Ketua Umum PERPANI Kota Batam periode 2026-2030 secara aklamasi pada musyawarah kota PERPANI yang digelar, Sabtu (16/06/26) di Geudong Kopi, Tiban Kota Batam.
Menurut Rinaldi, Batam memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan utama panahan di Provinsi Kepulauan Riau dan nasional apabila pembinaan atlet dilakukan secara serius dan berkesinambungan.
“KONI Batam berharap PERPANI mampu menjadi salah satu lumbung emas pada Porprov Kepri 2026. Dengan semangat kepengurusan baru, kami optimistis panahan Batam mampu mendominasi bahkan menyapu bersih medali emas yang tersedia,” ujarnya.
Rinaldi yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Batam, Rani Rafitriyani menyebut, bahwa selama ini prestasi panahan Batam sudah membanggakan dan para atlet Batam sudah banyak berprestasi di level nasional dan ini mesti dilanjutkan oleh kepengurusan yang baru.
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua Umum PERPANI Kota Batam terpilih, Syamsul Paloh menegaskan pihaknya siap bekerja keras demi memenuhi harapan KONI Batam dan masyarakat Batam.
Syamsul bahkan menargetkan PERPANI Batam optimis mampu meraih 15 medali emas pada ajang Porprov Kepri 2026.
“Target itu tentu tidak mudah, tetapi dengan realitas dan prestasi serta kerja keras yang dilakukan kepengurusan PERPANI Batam sebelumnya, serta kerja sama seluruh pengurus, pelatih dan atlet, saya optimistis Batam bisa mencapai hasil maksimal,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PERPANI Provinsi Kepulauan Riau, Abdul Razak yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Pengurus Pusat PERPANI menyebut cabang olahraga panahan pada Porprov Kepri 2026 akan memperebutkan sebanyak 20 medali emas.
Menurutnya, Kota Batam memiliki peluang besar untuk mendominasi perolehan medali emas, karena mayoritas atlet panahan Kepri adalah atlet Batam.
“Panahan nanti memperebutkan 20 medali emas di Porprov Kepri. Saya yakin Batam mampu memenuhi target 15 medali emas,” ujarnya.
Abdul Razak menilai kehadiran Syamsul Paloh di tubuh PERPANI Batam membawa optimisme baru bagi perkembangan panahan di Kota Batam.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun sistem pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas pelatih serta memperbanyak jam terbang atlet melalui berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.
“Kalau pembinaan berjalan baik dan konsisten, saya yakin Batam bisa menjadi barometer panahan di Kepri bahkan nasional,” tutupnya. (*)
Tulis Komentar