Rakor yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang tersebut diikuti Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad serta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Kepri. Selain membahas pengendalian inflasi, pertemuan itu juga membicarakan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta evaluasi dukungan daerah terhadap program penyediaan tiga juta rumah.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa inflasi nasional secara year on year (yoy) per Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode Desember hingga Januari yang berada di kisaran 3,55 persen.
Pemerintah pusat sendiri menargetkan inflasi nasional berada pada kisaran 2,5 persen ±1 persen, sehingga kondisi saat ini dinilai masih sedikit berada di atas target.
“Secara teoritis angka 3,5 persen masih tergolong ringan, namun dampaknya sudah mulai dirasakan masyarakat, terutama pada kelompok desil 1 hingga 4,” jelas Tito.
Meski demikian, Mendagri menilai kondisi inflasi di Provinsi Kepulauan Riau masih relatif terkendali. Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kepri tercatat sebesar 0,7 persen, sementara tingkat inflasi berada di angka 3,54 persen, yang dinilai masih dalam kategori baik.
Usai mengikuti rakor, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan terus berkomitmen mendukung langkah pemerintah pusat dan provinsi dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.
Menurut Roby, kontribusi daerah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu faktor penting dalam menekan inflasi, baik di Kabupaten Bintan maupun di Provinsi Kepulauan Riau secara umum.
“Tadi Pak Menteri menyampaikan bahwa kinerja ekonomi di Kepri secara umum menunjukkan tren positif. Bintan dengan peran dan kekuatannya siap terus memperkuat ekonomi Kepri. Prinsipnya kami akan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di berbagai sektor,” ujar Roby.
Selain itu, Roby juga menyoroti kesiapan daerah dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan akan menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan instansi terkait untuk memastikan kesiapan menghadapi arus mudik dan libur Lebaran.
Rakor tersebut akan membahas berbagai langkah antisipasi, mulai dari pengamanan jalur mudik, pengawasan lokasi wisata, hingga memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat sebelum dan setelah Idul Fitri.
“Besok kita akan melaksanakan rakor bersama seluruh FKPD dan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi libur Lebaran, termasuk pengamanan jalur lalu lintas, lokasi wisata, serta ketersediaan bahan pokok hingga pasca Idul Fitri,” tutup Roby.
Tulis Komentar