TRANSKEPRI.COM, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan mulai dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026. Agenda tahunan ini menjadi salah satu program rutin untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di seluruh wilayah .
Kegiatan Safari Ramadan tahun ini dijadwalkan dihadiri langsung oleh Bupati Bintan bersama Wakil Bupati , unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, Safari Ramadan juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan semangat ibadah selama bulan suci.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan direncanakan selesai sebelum pertengahan Ramadan agar masyarakat dapat lebih fokus menjalankan ibadah.
“Rencananya ingin segera diselesaikan, kalau bisa sebelum pertengahan Ramadan, sehingga selebihnya masyarakat bisa lebih khusyuk beribadah,” ujarnya, Jumat (20/2).
Jadwal Safari Ramadan 1447 H Pemkab Bintan
Berikut rangkaian lokasi Safari Ramadan yang telah dijadwalkan:
- Sabtu, 21 Februari 2026 – Kecamatan Mantang
- Minggu, 22 Februari 2026 – Kecamatan Bintan Pesisir
- Senin, 23 Februari 2026 – Kecamatan Bintan Utara dan Seri Kuala Lobam
- Selasa, 24 Februari 2026 – Kecamatan Teluk Sebong dan Teluk Bintan
- Rabu, 25 Februari 2026 – Kecamatan Toapaya dan Gunung Kijang
- Jumat, 6 Maret 2026 – Kecamatan Bintan Timur
Rangkaian Kegiatan Safari Ramadan
Seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, rombongan pemerintah daerah akan tiba di masjid atau musholla lokasi kegiatan sekitar satu jam sebelum waktu berbuka puasa.
Acara diawali dengan kegiatan seremonial dan tausyiah agama hingga waktu berbuka. Setelah berbuka puasa dan salat Maghrib berjemaah, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama, salat Isya, kultum Ramadan, serta ditutup dengan salat Tarawih dan Witir berjemaah.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemkab Bintan berharap terjalin komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan religiusitas selama bulan suci Ramadan.
Tulis Komentar