Simak, Plus Minus Bangun Rumah Sendiri dan Beli Jadi

Pembangun rumah KPR

TRANSKEPRI.COM, JAKARTA - Seperti diketahui, rumah menjadi kebutuhan dasar manusia. Bahkan setiap orang memiliki imajinasi tentang rumah impiannya.

Hanya saja tidak sedikit orang yang merasa dilema dalam mewujudkan rumah impian tersebut. Bingung pilih bangun rumah dari nol atau membeli rumah jadi siap huni.

Berikut ini beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan untuk mewujudkan rumah impian. Simak ulasannya dari Rumah123.
Bangun Rumah Sendiri

1. Desain Sesuai Selera

Membangun rumah sendiri bisa mendesain sesuai selera. Mulai dari konsep, ukuran setiap ruangan hingga berbagai properti di dalam rumah.
Membangun rumah dari lahan kosong memberikan kebebasan Anda mendesain rumah sendiri. Tidak perlu berurusan dengan developer.

Sebaliknya Anda akan langsung berhubungan dengan arsitek, tukang hingga desain interior yang akan menerjemahkan imajinasi rumah impian menjadi kenyataan. Bahkan Anda bisa berdiskusi dengan pasangan hingga anak-anak untuk merencanakan rumah impian sebelum pembangunan dimulai.

2. Memanfaatkan Lahan Sebelum Dibangun Rumah
Membangun rumah dari nol tentu saja membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sambil menunggu tabungan cukup, Anda bisa memanfaatkan lahan tersebut untuk bisnis.

Lahan bisa disewakan untuk berbagai kepentingan bisnis, seperti berkebun, beternak hingga usaha kuliner. Sehingga sumber pendapatan ini bisa menambah pundi-pundi rupiah Anda untuk membangun rumah.

3. Butuh Modal Besar
Bila Anda ingin membangun rumah sendiri, maka perlu modal yang tidak sedikit. Dana tersebut dibutuhkan untuk berbagai keperluan. Mulai dari membeli bahan bangunan, membayar jasa tukang atau pekerja.

Bahkan jika diperlukan Anda juga harus menyiapkan dana untuk jasa arsitek dan desain interior. Bila dijumlahkan nilainya bisa mencapai ratusan juta.

4. Kurang Praktis
Membangun rumah sendiri artinya Anda harus siap untuk repot. Anda harus mengurus konsep rumah, mencari tukang dan arsitek hingga mengurus surat serta dokumen.

Sehingga membangun rumah sendiri terbilang tidak praktis dan bisa menguras waktu, tenaga hingga biaya yang banyak.
Beli Rumah Jadi

Bila tidak mau pusing dan repot mewujudkan rumah impian, Anda bisa membeli rumah yang sudah jadi. Tak perlu repot memikirkan konsep, mencari arsitek, tukang hingga desain interior.
1. Tinggal Terima

Anda bisa langsung mendapatkan dan menghuni rumah impian walaupun baru membayar uang muka (down payment). Pilihan membeli rumah jadi sangat cocok bagi Anda yang sudah menikah atau memiliki anak.

Hanya saja membeli rumah jadi tidaklah murah. Namun semakin lama Anda membelinya, diperkirakan harga rumah akan lebih mahal. Mengingat harga properti bisa meningkat setiap tahun.

2. Bisa Sambil Menabung

Membeli rumah jadi dengan cara mencicil maupun tunai sama-sama bisa menguras tabungan. Tetapi biaya yang dikeluarkan hanya satu kali dan tidak perlu mengeluarkan biaya lagi setelahnya.

Untuk itu, Anda bisa kembali menabung untuk berbagai keperluan di masa depan.

3. Tidak Sesuai Selera

Membeli rumah jadi tidak lantas membuat rumah impian Anda terwujud. Sebab desainnya sudah dibuat oleh developer.

Bahkan bila Anda membeli rumah di perumahan, maka bentuk rumah dan desain di dalamnya akan sama. Kalaupun ingin melakukan renovasi, Anda harus kembali mengeluarkan uang dan terganjal syarat dan ketentuan dari developer rumah.

4. Kena Bunga Pinjaman

Membeli rumah jadi secara kredit berarti menyetujui bunga yang telah ditentukan. Cicilan yang dibayarkan setiap bulan berupa cicilan pokok dan bunga.

Bila dihitung sampai pembayaran lunas, total bunga yang dibayarkan cukup besar. Meskipun secara persentase hanya 0,5 persen. Tingginya bunga tersebut sebagai kompensasi pembelian rumah secara kredit yang beresiko. (mrdk)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar