Disorot, Pemasangan Baliho Airlangga untuk Capres 2024 Ternyata Instruksi DPP Golkar

Ketua Partai Golkar Airlangga Hartarto

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, enggan mengomentari soal baliho dirinya sebagai calon presiden (Capres) 2024. Baliho-baliho itu dipasang oleh kader-kader Partai Golkar.

Airlangga mengatakan ia sedang sibuk dengan tugas sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Ia tidak mau berkomentar soal urusan politik.

"Ya tentu tidak ditanggapi. Ini kaitannya sedang menangani pandemi Covid dan sedang pemulihan ekonomi," ujar Airlangga dalam wawancara eksklusif di CNNIndonesia TV, Kamis (29/7).

Baliho-baliho bergambar wajah Airlangga jadi sorotan publik beberap waktu terakhir. Pasalnya, baliho itu mempromosikan Airlangga sebagai capres di 2024 saat masyarakat masih kesulitan menghadapi pandemi Covid-19.

Surat itu ditujukan kepada Ketua Fraksi Golkar DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota; jajaran Ketua DPD Golkar; ketua umum organisasi sayap Partai Golkar; dan Ketua Organisasi Masyarakat Hasta Karya.Pemasangan baliho itu ternyata merupakan perintah pimpinan partai. Perintah pemasangan baliho-baliho Airlangga tertuang dalam surat bernomor Sprin 23/DPP/Golkar/VII/2021 yang terbit pada 3 Juli.

Seluruh kader diperintahkan memasang foto Airlangga di papan iklan yang berbentuk billboard atau videotron di daerah masing-masing.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengonfirmasi surat itu. Menurutnya, surat itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Rapimnas Partai Golkar 2021.

"Ya betul. Instruksi ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Rakernas dan Rapimnas Maret 2021 yang lalu yang menginstruksikan seluruh kader Partai Golkar untuk mensosialisasikan Ketua Umum Partai Golkar kepada seluruh masyarakat," ucap Ace, Senin (5/7). (tm)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar