OPINI

Komjen Andap Budhi Revianto Sangat Layak Jabat Kapolri!

Komjen Andap Budhi Revianto

Oleh: Aldi Samjaya Caniago


Andap Budhi Revianto terhitung merupakan pejabat Kapolda Kepri kedua belas. Lebih kurang satu tahun sembilan bulan, beliau dipercaya menjadi garda terdepan dalam menjaga Kamtibmas di bumi Melayu yang berbatasan langsung dengan 4 negara (Malaysia, Singapore, Vietnam dan Kamboja), yakni mulai Agustus 2018 sampai dengan Mei 2020.

Dan Alhamdulillah, Kamtibmas Kepri sangat kondusif. Banyak hal yang ditorehkan Andap Budhi Revianto selama menjabat Kapolda Kepri, sehingga tak berlebihan jika beliau termasuk Kapolda yang punya kesan positif bagi banyak warga Kepri.

Saking punya kesan positifnya seorang Andap Budhi Revianto di hati banyak warga Kepri, bahwa setiap warga yang pernah mengenal dan berinterkasi dengan beliau, selalu merasa dan mengganggap dirinya paling dekat dengan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 88-B ini.

"Iya, orangnya ramah, mengayomi, responsif. Setiap kita menyapa melalui ponsel beliau, jarang yang tidak dijawab. Pokoknya berkesanlah sama pak Andap," ujar salah seorang warga Kepri yang mengaku pernah berinteraksi dengan Andap Budhi Revianto.

Pasca mengakhiri jabatannya sebagai Kapolda Kepri, pria yang gemar bersepeda ini mendapat penugasan di luar struktur Polri, yakni menjabat Inspektur Jenderal (Irjend) pada Kementerian Hukum dan HAM RI. Praktis, dengan posisi tersebut, pangkat Andap Budhi Revianto naik satu tingkat menjadi bintang tiga atau komisaris jendral (Komjen)

Dalam catatan saya, dari dua belas orang Kapolda Kepri yang telah mengakhiri jabatannya sejak Polda Kepri berdiri tahun 2005 lalu dengan Kapolda pertama, Anton Bahrul Alam, hingga terakhir Andap Budhi Revianto, baru Andap Budhi Revianto yang usai melepas jabatan sebagai Kapolda Kepri, langsung menempati posisi atau job jenderal bintang tiga.

Hingga kini baru terdapat tiga orang peraih pangkat Komjen di Akpol 88-B yang menjadi tahun tamatnya Andap Budhi atau dikenal dengan sebutan alumnus Adhi Pradana ini, dari total 14 posisi pangkat Komjen yang ada di struktur dan di luar struktur Polri saat ini.

"Ya, Alhamdulillah saat ini di Akpol 88-B, yang sudah Komjen ada saya serta KabaIntelkam, Uda Rycko Amelza Dahniel (Uda= Panggilan untuk pria berdarah minangkabau) dan terakhir disusul Komjen Bambang Sunarwibowo sebagai Sestama Badan Intelijen Negara," ujar pria yang pernah menjabat Kapolda Maluku ini, Kamis (03/12/20).

Yang membanggakan, bersama Rycko Amelza yang juga berstatus Adhi Makayasa (lulusan terbaik), Andap Budhi Revianto adalah peraih pangkat Komjen pertama di alumnus Akpol 88-B yang berjumlah 200-an orang tersebut.

Seiring dengan berakhirnya masa dinas Kapolri Jenderal Idham Azis pada Januari 2021 mendatang, membuat bursa perebutan Tribrata satu akan terus menguat. Perwira tinggi Polri pemegang pangkat Komjen saat ini, tentunya memiliki kans paling besar meraih posisi Kapolri.

Sebagai salah seorang pemegang pangkat Komjen saat ini, tidak berlebihan jika pria yang baru saja dianugerahi sebagai warga kehormatan Badan Intelijen Negara (BIN), bersama Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua MPR Bamsoet dan sejumlah tokoh nasional lainnya, disebut memiliki kans kuat menempati posisi Kapolri.

Apalagi kita tahu, bahwa Komjen Andap Budhi Revianto memiliki segudang pengalaman, prestasi dan penugasan yang sangat mumpuni dan terbukti sejauh ini sangat mampu dia lalui dengan baik. 

Karier pria kelahiran Jakarta 23 Juni 1966 ini juga terbilang moncer. Terhitung pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, Kapolres Karawang, Dir Reskrim Polda Banten, Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Utara, Dir Reskrimum Polda Sumut, Wadirtipidter Bareskrim Polri, Karopal Sarpras Polri, Kapolda Sultra, Kapolda Maluku, Kapolda Kepri dan sekarang sebagai Irjend di Kemenkumham RI.

"Apa yang saya raih saat ini sudah luar biasa. Sudah banyak berkah yang diberikan Allah SWT sepanjang karier saya di Kepolisian," tulis Komjen Andap Budhi menjawab pesan WA yang saya kirim perihal peluangnya menjadi Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Bekal pengalaman Komjen Andap Budhi yang sukses menjadi Kapolda di tiga Provinsi termasuk Provinsi Kepri yang geografisnya berbatasan langsung dengan empat negara sekaligus serta pengalamannya bertugas di Kemenkum HAM RI, setidaknya dapat menjadi bahan referensi bagi Presiden Jokowi sebagai pengambil kebijakan.

Memang tidak gampang untuk meraih posisi Kapolri, tidak hanya diperlukan karier yang moncer, kepintaran dan lain sebagainya. Namun demikian tetap semua pemegang kendalinya adalah Allah SWT. Kalau Komjen Andap Budhi Revianto memang sudah ditakdirkan menjadi Kapolri, tak ada kekuatan manusia yang bisa  menghambatnya. Naudzubillah min dzalik. ***

 

 

 

 

 

 

 


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar