5 Politisi Muslim Terpilih Jadi Legislator, Biden Janji Masukkan Muslim di Kabinetnya

Gedung Putih, Amerika Serikat

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Sejarah baru terukir dalam politik Amerika Serikat. 5 politisi muslim dari Demokrat terpilih menjadi legislator pertama di negara bagian mereka masing-masing.

Terpilihnya kelima politisi ini menjadi angin segar karena Joe Biden pernah berjanji akan memasukkan warga Muslim Amerika dalam pemerintahannya bila terpilih jadi presiden. Selain itu, Biden akan mencabut larangan Muslim Donald Trump. Sehingga Biden pun didukung oleh organisasi Islam dan tokohnya di Amerika.

Seperti yang dilansir RRI, dari lima politisi muslim yang duduk sebagai anggota legislator tersebut, tiga diantaranya adalah wanita.

Tiga wanita Muslim memenangkan kursi di badan legislatif negara bagian pada hari Selasa 3 November 2020

Di negara bagian Oklahoma, terpilih Mauree Turner sebagai anggota parlemen Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif negara bagian, pada Selasa 3 November 2020.

Selanjutnya di negara bagian Delaware, Madinah Wilson-Anton menjadi Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif.

Kemudian Iman Jodeh, yang memenangkan pemilihan di DPR Colorado, akan menjadi anggota parlemen Muslim pertama dalam sejarah negara bagian itu.

Di Wisconsin, Samba Baldeh menjadi Muslim pertama yang terpilih di Majelis Negara Bagian Wisconsin, serta warga kulit hitam pertama yang mewakili Dane County di badan legislatif.

Di Florida, Christopher Benjamin menjadi warga Amerika Muslim pertama yang terpilih ke kantor seluruh negara bagian di Negara Bagian Sunshine, mewakili Distrik 107 di Dewan Perwakilan Rakyat, seperti dikutip dari The Huffington Post, Kamis 5 November 2020.

“Mereka adalah bagian dari generasi baru pemimpin Muslim Amerika yang mengubah keterlibatan sipil komunitas kami melalui pengorganisasian relasional yang efektif,” kata Direktur Eksekutif Pusat Advokasi Politik Teknologi Pendidikan Keadilan alias Jetpac, Mohammed Missouri.

“Pekerjaan ini adalah bagian penting untuk mengalahkan kebangkitan kekerasan Islamofobia di sini dan di seluruh dunia. (tm)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar