Pertemuan berlangsung di Kedai Kopi Masa Kini, kawasan Sukajadi, Batam, Selasa (25/8/2026). Suasana pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban, namun tetap menjadi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Provinsi Kepri.
Dalam kegiatan tersebut, Panit 1 Subdit Kamneg Ditintelkam Polda Kepri, Iptu Erichson Sihaloho, hadir bersama George Julianus selaku Senior Pembina Pelajar. Pertemuan juga diikuti sekitar 20 perwakilan mahasiswa Papua di Kota Batam.
Iptu Erichson Sihaloho mengajak seluruh mahasiswa Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta berperan aktif menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
“Setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi, dialog dan musyawarah dengan mengedepankan kepentingan bersama,” pesan Iptu Erichson.
Menurutnya, mahasiswa Papua di Batam diharapkan terus memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat, menghormati sesama, menjunjung tinggi toleransi serta ikut menciptakan lingkungan sosial yang aman dan harmonis.
“Kita berharap komunikasi yang baik ini terus terjaga. Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan persatuan,” ujarnya.
Mahasiswa Papua Apresiasi Pendekatan Dialogis
Sementara itu, Josef yang merupakan salah satu mahasiswa senior Papua menyampaikan apresiasi kepada Ditintelkam Polda Kepri yang telah menginisiasi pertemuan dan membuka ruang komunikasi secara langsung dengan keluarga besar mahasiswa Papua di Kota Batam.
Ia menilai pertemuan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus penghargaan terhadap keberadaan mahasiswa Papua sebagai bagian dari masyarakat Kota Batam.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas inisiasi Ditintelkam Polda Kepri yang sudah menjalin komunikasi dan berdialog dengan kami, Keluarga Besar Mahasiswa Papua di Kota Batam,” ungkap Josef.
Menurutnya, kesempatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka menuntut ilmu dan tinggal.
“Kegiatan ini merupakan kehormatan bagi kami. Kami merasa dihargai dan dianggap sebagai bagian penting dari kehidupan sosial di Kota Batam,” katanya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Diskusi dilakukan sembari menikmati suguhan kopi, dilanjutkan dengan makan siang bersama.
Pada penghujung kegiatan, Ditintelkam Polda Kepri juga menyerahkan tali asih kepada perwakilan mahasiswa Papua dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, komunikasi antara kepolisian dan mahasiswa Papua di Kota Batam diharapkan semakin erat. Hubungan yang terbangun juga menjadi bagian dari upaya mendeteksi dan memitigasi berbagai potensi kerawanan sejak dini melalui komunikasi, koordinasi dan pendekatan yang dialogis serta persuasif.
Dengan terjalinnya komunikasi yang semakin baik, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga persatuan, ketertiban dan kondusivitas Kota Batam serta Provinsi Kepulauan Riau.
Tulis Komentar