Kehadiran Kapolda tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan berbasis keagamaan, tetapi juga mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Provinsi Kepulauan Riau.
Peresmian Pondok Pesantren Nur Iman Madani dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan, jajaran Forkopimda Provinsi Kepri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Pulau Kasu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Tari Sekapur Sirih, dilanjutkan penanaman pohon kurma, penandatanganan prasasti, hingga peresmian pondok pesantren oleh Ketua MPR RI bersama Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf. Momentum tersebut juga diwarnai dengan penyerahan Bendera Merah Putih secara simbolis sebagai bentuk penguatan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Dalam kesempatan itu, Ditpolairud Polda Kepri turut melaksanakan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 dengan membagikan sebanyak 2.500 Bendera Merah Putih lengkap dengan tiangnya kepada masyarakat Pulau Kasu.
Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme di wilayah kepulauan.
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, berharap Pondok Pesantren Nur Iman Madani mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu pengetahuan, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengapresiasi berdirinya pondok pesantren tersebut sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, keberadaan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, dan semangat menjaga persatuan bangsa.
"Kehadiran Polda Kepri dalam peresmian Pondok Pesantren Nur Iman Madani merupakan wujud komitmen Polri untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat persatuan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Kapolda.
Apresiasi juga disampaikan Lurah Pulau Kasu atas kepedulian Polda Kepri melalui bantuan ribuan Bendera Merah Putih kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi simbol nyata semangat nasionalisme sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan tausiah kebangsaan serta lantunan shalawat yang dipimpin Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf, menciptakan suasana religius yang sarat dengan pesan persatuan dan cinta Tanah Air.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis untuk meminta bantuan maupun menyampaikan pengaduan kepada pihak kepolisian.
Tulis Komentar