Tampil Artistik, Kolaborasi Adat Melayu Jadi Branding Anambas ke Manca Negara

Tim Penggerak PKK dan Anambas Ensambel serta Sanggar tari 204 Ladan tampil memukau dihadapan kru dan tamu kapal pesiar MV Odyssey, Kamis (25/06/26). (ist)

TRANSKEPRI.COM.ANAMBAS- Keren !!! Kolaborasi Artistik antara Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Tim Penggerak PKK dan Anambas Ensambel serta  Sanggar tari 204 Ladan tampil memukau dihadapan  kru dan tamu kapal pesiar 
MV Odyssey.

Sebuah  pertujukan fantastis  seni budaya yang digelar saat kapal tersebut berkunjung ke Kepulauan Anambas, memukau dan memberikan branding positif Kabupaten termuda di Provinsi Kepri ke manca negara.

Engku Zubir Ketua Anambas Ensambel mengatakan, Penampilan yang sarat dengan kekayaan budaya Melayu ini menjadi salah satu daya tarik utama yang memperkenalkan identitas dan kearifan lokal Anambas kepada wisatawan mancanegara. Identitas ini yang dibangun dalam sebuah fram artistik dalam memamerkan budaya lokal.

"Alhamdulillah penampilan yang dikemas sebagai identitas budaya mampu memberikan branding berkesan pada kru dan tamu kapal pesiar tersebut," ujar Zubir, Kamis (25/06/2026).

Ia menyebutkan, Berbagai pertunjukan tari dan musik tradisional Melayu khas Kepulauan Anambas ditampilkan dengan penuh semangat dan keindahan.

Para penampil lanjut dia,  membawakan sejumlah tarian tradisional yang menjadi warisan budaya daerah, di antaranya Tari Cik Minah Sayang, Tari Zapin Alim Sidi, serta Tari Serampang 12.

"Setiap tarian disuguhkan dengan gerakan yang anggun dan dinamis, diiringi alunan musik tradisional yang menggambarkan kekayaan seni budaya masyarakat pesisir Melayu," tegasnya.

Tidak hanya pertunjukan tari, tambahnya,  para tamu kapal juga disuguhi penampilan lagu-lagu tradisional yang dibawakan oleh Anambas Ensambel. Suasana semakin meriah ketika para kru dan penumpang MV Odyssey diajak berpartisipasi dalam Joget Melayu bersama.

"Dengan iringan lagu Tanjung Katung dan Anak Tiung, para wisatawan tampak antusias mengikuti gerakan tari yang dipandu para seniman lokal,'tuturnya.

Momen kebersamaan  tersebut sambung diaz menciptakan interaksi hangat antara masyarakat Anambas dan para wisatawan yang datang dari berbagai negara.

"Penampilan seni budaya ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para penumpang dan kru kapal. Banyak di antara mereka yang terlihat takjub menyaksikan keindahan tarian, kostum tradisional, serta keramahan masyarakat yang terlibat dalam penyambutan tersebut.

Tepuk tangan meriah dan apresiasi yang diberikan menjadi bukti bahwa budaya Melayu Anambas mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu internasional.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata Kepulauan Anambas di tingkat internasional. Melalui pertunjukan seni yang autentik dan penuh nilai budaya, diharapkan semakin banyak wisatawan mancanegara yang tertarik untuk mengenal dan mengunjungi Kepulauan Anambas sebagai destinasi wisata yang kaya akan tradisi, seni, serta keindahan alamnya.(r)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar