Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, serta sejumlah mitra strategis di bidang teknologi informasi.
Adapun mitra yang hadir di antaranya perwakilan dari PT Telkom Group, PT Informasi Nusantara Teknologi, PT Jayakarda Multi Solusindo, dan PT Indonesia Rise Technology.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi kini menjadi tulang punggung pelayanan serta operasional Polri di era digital.
“Kegiatan ini merupakan upaya institusi untuk meningkatkan kemampuan serta mengoptimalkan fungsi pendukung dalam organisasi Polri. Jangan pernah merasa fungsi pendukung kurang penting, karena tanpa dukungan yang kuat seluruh pelaksanaan tugas tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.
Menurut Kapolda, perkembangan teknologi telah mengubah pola pelayanan kepolisian menjadi serba digital. Pelayanan seperti SIM, SKCK, laporan masyarakat hingga berbagai aplikasi internal kini membutuhkan dukungan sistem teknologi informasi yang modern dan aman.
Ia juga menyoroti meningkatnya tantangan keamanan siber yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi khusus di bidang teknologi informasi dan cyber security.
“Kita membutuhkan personel yang memahami jaringan, sistem keamanan, mitigasi serangan siber hingga penanganan gangguan teknologi. Serangan siber dapat melumpuhkan sistem pelayanan bahkan berdampak pada keamanan organisasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa Polri terus memperkuat kualitas SDM melalui rekrutmen personel berlatar belakang teknologi informasi dari berbagai perguruan tinggi guna menjawab kebutuhan organisasi yang semakin modern dan adaptif terhadap perkembangan digital.
Selain itu, personel yang memiliki kemampuan di bidang IT diharapkan tetap ditempatkan sesuai kompetensinya agar mampu mendukung transformasi digital Polri secara optimal.
Kapolda Kepri juga mengingatkan seluruh personel Bid TIK agar terus meningkatkan kemampuan melalui pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kompetensi secara mandiri.
“Jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah merendahkan tugas serta fungsi yang saudara emban. Ketika organisasi menghadapi tantangan, saudara harus hadir dan mampu menjadi bagian dari solusi,” ungkapnya.
Melalui Rakernis Bid TIK TA 2026 ini, Polda Kepri berkomitmen memperkuat sistem teknologi informasi, meningkatkan kualitas SDM digital, serta mendukung transformasi Polri Presisi yang modern, profesional, dan responsif menghadapi tantangan keamanan siber serta kebutuhan pelayanan publik berbasis teknologi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 yang aktif 24 jam maupun aplikasi Polri Super Apps guna memperoleh pelayanan kepolisian secara cepat dan terpadu.
Tulis Komentar