Workshop tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk pola pikir kritis dan kemampuan memahami informasi secara utuh di era digital.
“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami dan memaknai informasi dengan benar agar tidak terjebak kesalahan tafsir,” kata Hendri Arulan.
Sebanyak 60 siswa-siswi SMP Negeri 4 Bengkong mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Hadir pula Kepala SMPN 4 Bengkong Henki Gusti Firlianza, Ketua PWI Batam M.A. Khafi Ansari, Ketua Komite Sekolah Dewi Anggraini, serta tim pendidikan PWI Batam.
Menurut Hendri, pengenalan jurnalistik kepada pelajar menjadi penting sebagai bekal membangun kemampuan menyampaikan informasi secara faktual dan bertanggung jawab. Melalui jurnalistik, siswa diajarkan untuk mengenali sumber informasi, melakukan wawancara, serta menyusun tulisan yang jujur dan berimbang.
“Jurnalisme mengajarkan disiplin berpikir, etika, dan tanggung jawab dalam menyampaikan fakta,” tegasnya.
Ketua PWI Batam M.A. Khafi Ansari menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PWI Batam dalam menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan dilaksanakan di Serang, Banten.
“Kegiatan ini adalah ikhtiar PWI Batam untuk ikut menjawab tantangan rendahnya minat baca dan tulis di kalangan remaja. Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam mencerdaskan generasi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan Kota Batam yang membuka ruang kolaborasi antara PWI dan sekolah dalam penguatan literasi pelajar.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Bengkong Henki Gusti Firlianza mengajak para siswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ia berharap pelatihan literasi dan jurnalistik dapat menumbuhkan minat membaca, menulis, serta keberanian menyampaikan gagasan secara positif.
Melalui sinergi PWI Batam, sekolah, dan Dinas Pendidikan Kota Batam, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam merajut masa depan literasi pelajar Kota Batam yang cerdas, kritis, dan berkarakter. (*)
Tulis Komentar