MOBILE

Membuat Website Toko Online Dorong Pelaku UMKM Go Digital

Kendala utama yang sering dialami pemilik UMKM adalah kesiapan digital yang belum matang dan kurangnya pengetahuan untuk menjalankan bisnis secara online. FOTO/ IST

TRANSKEPRI.COM, JAKARTA - Pasca pandemi, ada banyak bisnis UMKM yang mengalami situasi memburuk karena kesiapan digital yang belum matang. Dewaweb mengajak bisnis UMKM untuk go digital.Sejak diumumkan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito, pada telekonferensi pers di Jakarta, Selasa (10/8/2021), masyarakat Indonesia harus siap hidup berdampingan dengan virus COVID-19. 

Begitu pula dengan bisnis UMKM yang kondisinya memburuk sejak pandemi, 56,8% UMKM berada dalam kondisi buruk pasca pandemi. Padahal, tak sedikit bisnis UMKM yang memiliki produk dengan kualitas bersaing.

Namun, kendala utama yang sering dialami pemilik UMKM adalah kesiapan digital yang belum matang dan kurangnya pengetahuan untuk menjalankan bisnis secara online.

Hal ini terbukti dari jumlah UMKM yang sudah menggunakan saluran berjualan melalui website, yakni hanya sekitar 16,5%.

“Kita melihat bahwa UMKM saat ini ingin go digital, namun seringkali tidak mengerti caranya. Dengan adanya layanan bantuan yang ditawarkan oleh Dewaweb melalui platform webinar Dewatalks, kami ingin mendukung UMKM agar bisa go digital,” ujar CEO Dewaweb, Edy Budiman.

Dewaweb ingin menjadi salah satu bagian dalam membantu bisnis UMKM untuk go digital dengan berbagai dukungan yang bisa diberikan.

Ditambah lagi, pemilik UMKM juga bisa mempelajari berbagai tutorial gratis dari kanal YouTube Dewaweb yang membahas seputar pengembangan bisnis, seperti cara membuat website toko online, cara mengiklankan produk, digital marketing hingga SEO.

Kanal YouTube i ni juga menampilkan tayangan ulang webinar Dewatalks bagi penonton yang ketinggalan untuk menonton secara live.
(net)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar