Pasukan gabungan TNI dan Polri, sisir ladang ganja

Menyusuri Ladang Ganja di Kaki Gunung Seulawah Agam Aceh Besar

Polisi amankan ladang ganja

Mendung menyelimuti langit pegunungan Seulawah saat iring-iringan kendaraan personil gabungan Polri dan TNI memasuki lapangan terbuka untuk melakukan apel bersama di kaki Gunungan Seulawah, pemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Sekitar 200 personil gabungan Polri,TNI serta di dukung oleh komunitas mobil offroad bersiap menuju lokasi penggerebekkan tanaman ganja. Medan yang harus dilalui sangat menantang, beberapa kali kendaraan offroad terpaksa mundur akibat tanjakan terjal bebatuan, berlubang dan juga berlumpur.

Beruntung pagi itu tidak turun hujan, tim gabungan Polri dan TNI berhasil mencapai pos pertama yang merupakan titik terakhir yang dapat dilalui kendaraan. Tim gabungan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menelusuri jalur tikus menuju lokasi ladang ganja di perbukitan Gunung Seulawah.

Sepanjang jalur yang dilalui menuju lokasi ladang ganja, aparat keamanan menemukan kerusakan hutan akibat pembalakan liar. Potongan pohon besar dan kayu olahan masih bergelimpangan seperti belum habis diangkut oleh pelaku ilegal loging.

Sekitar dua jam berjalan kaki dari lokasi pemberhentian terakhir, akhirnya rombongan personil Polri dan TNI tiba di lokasi ladang ganja. Terdapat sekitar 10 hektare tanaman ganja siap panen yang tersebar di dua lokasi yang berdampingan di hutan pegunungan Seulawah.

Hamparan tanaman ganja berusia tiga hingga empat bulan yang ditemukan di kawasan hutan pegunungan Seulawah itu, sebagian sudah berbunga dan sebagian lainnya daunnya sudah mengering.

Petugas juga menemukan ribuan batang bibit tanaman ganja yang belum sempat dipindah ke lokasi penanaman. Pemusnahan tanaman ganja mulai dilakukan, dengan cara mencabut dan kemudian dibakar. Sayangnya aparat kepolisian tidak berhasil menangkap pelakunya.

Pihak Polri menyatakan, penemuan ladang ganja itu berdasarkan hasil laporan dari masyarakat setempat dan lokasinya tidak jauh dengan pemukiman penduduk atau kebun milik petani. Sejak beberapa tahun terakhir, operasi anti anti narkoba pemusnahan ganja gencar dilakukan pihak berwenang. (sn)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar