32 Wartawan Dinyatakan Lulus UKW PWI Kepri 2026
BATAM- Sebanyak 32 wartawan dari 36 yang mengikuti Uji Kompetesi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Kepri (PWI) Kepri 2026 di Balairungsari BP Batam dinyatakan kompeten atau lulus, Kamis (19/9).

Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat menjelaskan, peserta yang mengikuti UKW terdiri dari 7 wartawan utama dan dinyatakan kompeten 6 orang, 14 wartawan madya dan dinyatakan kompeten 13 orang, dan 15 wartawan muda yang dinyatakan kompeten 13 orang. Mereka mengikuti ujian selama 2 hari, 18-19 September 2026 pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.
"UKW di Kepri adalah pelaksanaan UKW ke-17, dan total wartawan seluruh Indonesia yang dinyatakan kompeten atau lulus UKW 21.023 orang,"jelasnya.
Dia mengatakan, untuk menjadi wartawan dibutuhkan kreativitas dan kecepatan digital di era sekarang ini. Gunakan alat teknologi untuk mendukung dan jangan lama dalam menurunkan berita.
"Saya saja dulu, sewaktu meliputi kegiatan Presiden BJ Habibie di Washington, Amerika Serikat juga menurunkkan berita cepat dan belum didukung alat komunikasi yang canggih seperti sekarang. Saya tunggu Presiden Habibie di depan toilet, lalu terjadi komunikasi dan akhirnya berita saya muncul duluan dan mengalahkan wartawan bule,"ungkapnya.
Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat yang juga mantan Ketua Umum PWI Pusat 2018-2023 mengatakan, persentase kelulusan UKW ini cukup besar. Biasanya tidak lulus UKW bisa mencapai lebih besar.
"Yang tidak lulus atau belum kompeten dalam UKW kali ini jangan menyerah, perbanyak belajar dan jangan lupa berdoa ," ujar Atal, Penguji Wartawan Utama.
Sementara Deputy IV Bidang Pelayanan BP Batam Ariastuty Sirait mengatakan, atas nama Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam mengucapkan selamat kepada yang lulus. Dan mengapresiasi kepada PWI Kepri yang melaksanakan kegiatan ini.
Pers adalah mitra strategis pemerintah. Mari kita ciptakan komunikasi yang baik dan saya selalu siap untuk itu. Handphone saya selalu standby untuk komunikasi, jangan ada yang tersumbat,"ucapnya sekaligus menutup UKW Kepri 2026.(*)



Tulis Komentar