Ditpam Resmi Beralih ke Deputi Bidang Pelayanan Umum, BP Batam Perkuat Pengamanan Aset Strategis dan Pelayanan Publik

Ditpam Resmi Beralih ke Deputi Bidang Pelayanan Umum, BP Batam Perkuat Pengamanan Aset Strategis dan Pelayanan Publik

 Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan penguatan tata kelola organisasi guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan pengamanan aset strategis. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Apel Penyerahan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan dari Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur kepada Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Ditpam BP Batam, Senin (15/6/2026).

Prosesi penyerahan ini merupakan implementasi Peraturan Kepala BP Batam Nomor 3 Tahun 2026 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Organisasi di Bawah Anggota/Deputi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Melalui regulasi tersebut, Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan secara resmi berada di bawah pembinaan Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam. Penyesuaian struktur organisasi ini menjadi bagian dari upaya BP Batam untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Ditpam atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas menjaga keamanan aset serta kawasan strategis di Kota Batam.

Menurut Mouris, keberadaan Ditpam memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun investor yang beraktivitas di Batam.

"Saya berharap kita tetap bersinergi, kompak, dan terus bersemangat dalam membangun Batam sebagai kawasan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi dunia usaha maupun masyarakat," ujar Mouris.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan apresiasi kepada Mouris Limanto atas kepemimpinan dan pembinaan yang telah diberikan kepada Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, berbagai perubahan positif yang terjadi di lingkungan Ditpam merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di bawah kepemimpinan Deputi Bidang Infrastruktur.

"Terima kasih kepada Bapak Mouris yang telah membimbing dan memimpin Ditpam selama satu tahun terakhir sehingga mampu membawa berbagai perubahan positif. Ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi saya karena Ditpam memiliki peran yang sangat strategis dalam melindungi aset-aset BP Batam," ujar Ariastuty.

Ia menegaskan bahwa Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga berbagai aset vital yang menjadi tulang punggung pelayanan dan investasi di Batam, mulai dari kawasan bandara, pelabuhan, rumah sakit, hingga berbagai fasilitas strategis lainnya.

Karena itu, Ariastuty mengajak seluruh personel Ditpam untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

"Kita harus memberikan pelayanan terbaik di setiap aset yang menjadi tanggung jawab kita. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan profesionalisme sehingga mampu menghasilkan kinerja yang optimal serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dan dunia usaha," tegasnya.

Penyesuaian struktur organisasi ini diharapkan semakin memperkuat fungsi Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan seluruh aset BP Batam sekaligus mendukung kelancaran pelayanan publik.

Sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, penguatan kelembagaan ini merupakan bagian dari transformasi organisasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan, pengamanan aset negara, serta terciptanya iklim investasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Dengan struktur organisasi yang semakin efektif, BP Batam optimistis Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan akan semakin solid, profesional, adaptif, dan responsif dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar