Pawai obor tersebut diikuti berbagai kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Dengan membawa obor sambil mengumandangkan takbir, warga berjalan menyusuri jalan utama kawasan perumahan dalam suasana religius dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan dimulai usai salat Isya. Warga berkumpul di titik kumpul yang telah disiapkan panitia sebelum menyalakan obor dan memulai pawai bersama.
Gemerlap cahaya obor yang menerangi sepanjang rute pawai menambah semarak malam takbiran di lingkungan REC. Tidak sedikit warga yang turut menyaksikan dari depan rumah sambil memberikan semangat kepada peserta pawai.
Tokoh agama setempat, Rois, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan malam takbiran tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi menyambut Hari Raya Iduladha, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi antarwarga.
“Alhamdulillah warga sangat antusias. Kegiatan seperti ini menjadi momen kebersamaan yang sangat baik untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, koordinator kegiatan, Yana, mengatakan seluruh persiapan pawai dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat. Ia bersyukur kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga.
“Semangat kebersamaan warga sangat luar biasa. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai tradisi positif dalam menyambut Hari Raya Iduladha,” katanya.
Salah seorang peserta, Siti Arini, mengaku senang dapat ikut serta dalam pawai obor bersama warga lainnya. Menurutnya, suasana malam takbiran terasa lebih hangat dan meriah.
“Rasanya senang bisa ikut takbiran bersama warga. Suasananya ramai dan penuh kekeluargaan,” ungkapnya.
Pawai obor berlangsung dengan tertib hingga selesai. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kekompakan dan kebersamaan masyarakat Rempang Eco City dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Tulis Komentar