Kegiatan yang bekerja sama dengan Satbrimob Polda Kepri tersebut menjadi langkah strategis BP Batam dalam membangun mental, disiplin, serta etos kerja pegawai agar siap memberikan pelayanan secara profesional dan penuh tanggung jawab.
Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.
“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” ujar Alexander saat memberikan arahan pada upacara diklat.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, khususnya dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.
Selain itu, Alexander juga menyoroti pentingnya membangun semangat kebersamaan dan soliditas antar pegawai di lingkungan BP Batam.
“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad sebelumnya berharap kegiatan orientasi tersebut mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.
“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” ungkap Amsakar.
Sebanyak 676 pegawai dijadwalkan mengikuti diklat orientasi yang akan berlangsung dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab.
Tulis Komentar